NKRIPOST

NKRIPOST – VOX POPULI PRO PATRIA

Kunjungan Bupati Lembata Ke Flores Timur Pamitan, “Kami Satu Lamaholot”

Listen to this article

Diterbitkan Minggu, 15 Mei, 2022 by NKRIPOST

Bupati Lembata Thomas Ola Langodai beserta rombongan saat menggelar kegiatan seremonial adat perutusan di Istana Raja Larantuka, Flores Timur

NKRIPOST, FLOTIM – Dalam Kunjungan Bupati Lembata Thomas Ola Langodai beserta rombongan menyampaikan Flores Timur dan Lembata merupakan rahim yang sama yaitu kelamoholotan.

Menurutnya saat melakukan kunjungan ke Kabupaten Flores Timur untuk Pamitan dengan Kabupaten induk. pembentukan Kabupaten Lembata yang memisahkan diri dari Kabupaten Flores Timur sejak tahun 1999 merupakan perjuangan bersama untuk memajukan pembangunan di kedua Kabupaten Lamoholot.

Untuk itu, mereka hadir melaksanakan ritual adat perutusan di Kabupaten Flores Timur untuk meminta restu Leluhur Lamaholot untuk membangun masyarakat Lamoholot yang ada di Kabupaten Lembata.

“Pemerintahan itu boleh berbeda, tapi adat lewotanah tidak bisa dipisahkan,”Kata Thomas Ola.

“Kami menyadari kekuatan ini, dan sepantasnya kami hadir untuk meminta restu (hode gelete geluor) leluhur lewotanah, supaya yang ada di lewotanah Lembata, juga sama yang ada di lewotanah Flores Timur,” Lanjutnya usai kegiatan seremonial adat perutusan di Istana Raja Larantuka, Flores Timur, Kamis 12 Mei 2022

Dikatakannya, dengan adanya ritual yang telah dilaksanakan tersebut, diharapkan Kabupaten Lembata sebagai adik kandung dari Kabupaten Flores Timur, dapat hidup damai, sejahtera dalam melayani ribu ratu Lamaholot.

“Tujuan kita satu, yaitu kami datang meminta restu, memohon berkat, menerima bensa dari bapa raja, dari bapa uskup, dan dari pou suku lema, untuk kemudian kami kembali untuk gelekat lewo gewayantana, agar ribu ratu di tanah Lembata hidupnya lebih baik kedepan, karena dasarnya itu adalah adat dan budaya,”ungkapnya.

BACA JUGA:

Bupati Flotim Hadiri Halal Bihalal Di Desa Bilal, Sampaikan Pesan Ini

Bertahun-tahun Ribuan Masyarakat Ile Boleng Rindukan Air Bersih, Terjawab Hari ini: Terimakasih Bupati Flotim

Di masa akhir jabatannya yang hanya 9 bulan, Bupati Thomas Ola menambahkan sangat diperlukan membangun Kabupaten Lembata berlandaskan nilai-nilai adat budaya dan agama, selain aturan-aturan pemerintah yang terus berubah.

Begitu juga yang disampaikan oleh pewaris Kerajaan Larantuka, Don Martinus DVG yang mengatakan, setiap anak tanah Lamaholot telah diwariskan leluhur memiliki kemurnian hidup. Karena dalam kemurnian hidup, disanalah tempat berpikir, berbicara, bertingkah laku.

“Kita tidak dituntut harus menghormati yang lebih besar. Jangankan manusianya, flora dan fauna pun harus kita hormati. Sehingga ada beberapa seremonial adat yang dilakukan oleh anak Lamaholot untuk diperhatikan, seperti dalam buka kebun, melaut, karena kita Lamaholot adalah satu,”tutupnya.(*)

TONTON JUGA:

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REDAKSI: JL. KH. MAS MANSYUR NO. 122 B, KEL. KARET TENGSIN, KEC. TANAH ABANG KOTA JAKARTA PUSAT - WA: 0856 9118 1460  
EMAIL: [email protected]
NKRIPOSTCO ©Copyright 2024 | All Right Reserved