NKRIPOST

NKRIPOST – VOX POPULI PRO PATRIA

1 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Tembak Dengan TNI, Diduga Pelaku Pembunuhan di Yahukimo

Listen to this article

Diterbitkan Jumat, 24 Juli, 2026 by NKRIPOST

Ilustrasi

NKRIPOST JAKARTA – Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III menindak tegas kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM) dalam operasi di Kampung Kalo Fis, Distrik Awingbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan. Satu orang anggota OPM dilaporkan tewas dalam kontak tembak, Jumat (24/7/2026).

Pangkogabwilhan III, Letjen TNI Lucky Avianto menyatakan, anggota OPM tersebut diduga kuat terlibat dalam aksi pembunuhan 3 warga sipil di Kabupaten Yahukimo pada Senin (20/7/2026) lalu.

Menurut Letjen Lucky, saat personel Satgas TNI mendatangi lokasi untuk melakukan penangkapan, kelompok OPM justru terlebih dahulu melepaskan tembakan ke arah aparat.

“Kelompok OPM tiba-tiba menembaki personel TNI. Satgas kemudian mengambil tindakan tegas dan terukur berdasarkan undang-undang, peraturan yang berlaku, serta Rules of Engagement (ROE) untuk memastikan tindakan kami tetap menjunjung tinggi hukum dan HAM,” kata Lucky dalam keterangan tertulis, Jumat (24/7/2026).

Dalam baku tembak tersebut, 1 anggota OPM tewas di tempat. Hingga saat ini identitas korban belum dapat diidentifikasi.

“Anggota OPM lainnya melarikan diri ke dalam hutan setelah melihat rekannya tewas,” jelas Lucky.

BACA JUGA:

Dibawah Teror OPM dan Medan Ekstrem, Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi 2 Jenazah Korban Kekerasan Di Yahukimo

Pangkogabwilhan III menegaskan, TNI tidak akan ragu mengambil tindakan tegas terhadap kelompok bersenjata yang mengancam keselamatan personel dan masyarakat.

“Dalam situasi yang membahayakan, kami akan bertindak tegas. Namun tetap berpedoman pada ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Letjen Lucky juga menyampaikan imbauan kepada seluruh anggota OPM untuk segera menghentikan aksi kekerasan dan menyerahkan diri.

“Mari kembali bergabung ke pangkuan Ibu Pertiwi, Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hentikan kekerasan sebelum TNI mengambil tindakan tegas kepada kalian,” ujarnya.

Dalam rapat evaluasi operasi, Letjen Lucky turut mengapresiasi Satgas TNI yang sebelumnya berhasil mengevakuasi jenazah pasangan suami istri, Yantinus alias Kumis Tua Kogoya dan istrinya, yang menjadi korban penembakan OPM di Kabupaten Yahukimo.

“Keberhasilan evakuasi ini adalah bukti kehadiran negara untuk melindungi rakyat. Kami berduka atas korban sipil dan akan terus mengejar pelaku hingga tertangkap,” pungkasnya.

Hingga saat ini, pengamanan di wilayah Pegunungan Bintang dan Yahukimo terus diperketat untuk mencegah aksi susulan dari kelompok OPM.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REDAKSI: JL. KH. MAS MANSYUR NO. 122 B, KEL. KARET TENGSIN, KEC. TANAH ABANG KOTA JAKARTA PUSAT - WA: 0856 9118 1460  
EMAIL: [email protected]
NKRIPOSTCO ©Copyright 2026 | All Right Reserved