Wapres Gibran Tembus Jalan Rusak Naik Motor, Pastikan Bantuan Tiba di Kampung Waso NTT
Diterbitkan Jumat, 21 Agustus, 2026 by NKRIPOST

NKRIPOST MANGGARAI TIMUR – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka melanjutkan kunjungan kerja di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk meninjau warga terdampak gempa di Kampung Waso, Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Jumat (21/8/2026).
Karena akses jalan yang rusak parah, Gibran harus menempuh perjalanan menggunakan sepeda motor yang dikendarai personel Paspampres untuk menjangkau lokasi.
Berdasarkan siaran pers Sekretariat Wakil Presiden, sepanjang perjalanan menuju Kampung Waso, Gibran tampak duduk di atas motor sambil meninjau kondisi bangunan rumah warga yang hancur akibat gempa magnitudo 7,7.
Setibanya di lokasi, Gibran tidak langsung masuk mobil. Ia memilih berjalan kaki menyusuri jalan-jalan desa untuk mengecek langsung kerusakan dan kondisi warga.
“Kami ingin memastikan bantuan dan kebutuhan dasar masyarakat terdampak benar-benar sampai dan sesuai kebutuhan,” ujar Gibran.
Di lokasi pengungsian, Gibran berdialog langsung dengan warga. Salah satunya Aisyah, warga Kampung Waso yang terdampak.
Gibran menanyakan progres pendataan rumah rusak.
“Sudah didata?” tanya Gibran.
“Sudah,” jawab Aisyah.
Mendengar kondisi rumah Aisyah yang rusak berat, Gibran meminta warga untuk sementara tinggal di posko.
“Tinggal di posko dulu sementara, ya, Bu,” pinta Wapres.
Gibran juga membagikan bantuan berupa buku dan susu kepada anak-anak di pengungsian.
Dalam arahannya kepada jajaran Forkopimda dan BPBD, Gibran menekankan 4 hal penting untuk percepatan pemulihan:
1. Segera siapkan Rumah Sakit Darurat untuk penanganan korban luka.
2. Percepat perbaikan irigasi agar lahan pertanian warga tidak gagal panen.
3. Perbaiki rumah ibadah agar aktivitas keagamaan warga kembali normal.
4. Bangun kembali fasilitas pendidikan yang rusak.
“Rumah Sakit Darurat itu penting. Tadi ada lagi perbaikan irigasi, rumah ibadah, sekolah juga. Dan itu harus dibangun dari nol,” tegas Gibran.
BACA JUGA:
FVLM UNHAN RI Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bagi Masyarakat Terdampak Bencana di Flores
Kunjungan Gibran ke Manggarai Timur dilakukan di tengah masa tanggap darurat pasca gempa M7,7 yang mengguncang NTT.
Berdasarkan data BNPB per Kamis (20/8/2026), gempa tersebut menyebabkan 75 orang meninggal dunia dan 907 orang luka-luka. Ribuan rumah warga dan sejumlah fasilitas publik seperti pelabuhan, gereja, dan sekolah juga mengalami kerusakan berat.
Manggarai Timur termasuk salah satu wilayah dengan dampak paling parah.
Ini merupakan hari kedua Gibran di NTT. Sebelumnya, Wapres juga turun langsung menemui pengungsi, membantu pengurusan BPJS Kesehatan, hingga menggendong bayi yang baru lahir di posko pengungsian.
Gibran juga sempat meninjau kerusakan infrastruktur seperti pelabuhan dan gereja di wilayah terdampak lainnya.
Wapres menegaskan pemerintah pusat akan berkoordinasi dengan Pemprov NTT dan Pemkab untuk memastikan distribusi bantuan tidak terhambat, termasuk ke wilayah-wilayah yang aksesnya sulit seperti Kampung Waso.***
