Pasca Gempa NTT, TNI Kerahkan 27 Alutsista, Fokus Percepatan Pemulihan dan Pemenuhan Kebutuhan Warga
Diterbitkan Jumat, 21 Agustus, 2026 by NKRIPOST

NKRIPOST JAKARTA – Hingga hari keenam pascagempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI terus menggencarkan operasi kemanusiaan. Hingga Kamis (20/8/2026), TNI telah mengerahkan 5.254 personel dan menyalurkan total 293,617 ton bantuan bagi masyarakat terdampak.
Penanganan dilakukan secara terpadu bersama Pemerintah Daerah, BNPB, Basarnas, dan instansi terkait guna mempercepat pemulihan di wilayah terdampak.
Untuk mendukung mobilitas dan distribusi bantuan, TNI mengerahkan kekuatan besar berupa:
1. Personel: 5.254 personel gabungan dari TNI AD, TNI AL, dan TNI AU diterjunkan ke titik-titik terdampak. Tugas mereka meliputi evakuasi, pendirian posko, pelayanan kesehatan, pembersihan puing, hingga pengamanan distribusi logistik.
2. Alutsista: Sebanyak 27 unit alutsista dikerahkan, terdiri dari:
– 21 Pesawat TNI AU untuk angkut personel dan bantuan dari pusat ke NTT
– 5 KRI TNI AL untuk menyalurkan bantuan melalui jalur laut dan mendukung RS Lapangan
– 1 Kapal ADRI TNI AD untuk menjangkau wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil
Penggunaan alutsista ini memastikan bantuan dapat menjangkau daerah terisolir dan mempercepat penanganan di lapangan.
Pada hari keenam, TNI kembali menyalurkan 42,300 ton bantuan tambahan. Bantuan tersebut terdiri dari kebutuhan pokok, air bersih, obat-obatan, tenda, selimut, dan perlengkapan bayi.
Dengan tambahan tersebut, total bantuan yang telah disalurkan TNI mencapai 293,617 ton sejak hari pertama gempa.
Bantuan didistribusikan langsung ke posko-posko pengungsian dan rumah warga melalui dapur lapangan, layanan kesehatan bergerak, serta droping logistik udara dan laut.
BACA JUGA:
KSAD Jenderal Maruli: TNI Fokus Fasilitas Air Bersih Untuk Korban Gempa Flores NTT
TNI menegaskan penanganan bencana dilakukan secara terpadu. Koordinasi intensif terus dilakukan dengan:
1. Pemerintah Daerah NTT untuk pemetaan kebutuhan prioritas
2. BNPB untuk komando penanggulangan bencana
3. Basarnas untuk pencarian dan penyelamatan
4. Kementerian/Lembaga dan Relawan untuk percepatan pemulihan
Fokus saat ini adalah pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, pembukaan akses jalan, pemulihan fasilitas umum, dan pelayanan kesehatan bagi korban.
“Pengerahan personel dan alutsista akan terus dievaluasi sesuai perkembangan di lapangan. TNI berkomitmen hadir untuk rakyat dan memastikan tidak ada warga terdampak yang terlewat dari bantuan,” tegas Puspen TNI.***
