NKRIPOST

NKRIPOST – VOX POPULI PRO PATRIA

PETI Menjalar ke Batang Gunuang Malintang! Ratusan Warga Limapuluh Kota Demo Tolak Tambang Emas Ilegal

Listen to this article

Diterbitkan Jumat, 7 Agustus, 2026 by NKRIPOST

Ilustrasi

NKRIPOST SUMBAR – Aktivitas Penambangan Emas Ilegal (PETI) di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, kembali meresahkan. Setelah Gelugur, Kecamatan Kapur IX, kini PETI mulai menjalar ke Sungai Batang Maek, Nagari Gunuang Malintang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru.

Belum tuntasnya penanganan PETI di Gelugur, oknum-oknum tak dikenal justru mulai membuka akses baru di Gunuang Malintang dengan dugaan persiapan masuknya alat berat.

Sebagai bentuk penolakan, ratusan warga dari berbagai unsur turun ke jalan beberapa hari lalu. Aksi damai dipusatkan di Jorong Batu Balah, halaman Kantor Kerapatan Adat Nagari (KAN) Gunuang Malintang.

Yang turun bukan hanya pemuda. Ada Niniak Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai, Pemerintah Nagari, Kepala Jorong, hingga tokoh agama. Kehadiran lintas generasi ini jadi bukti kepanikan warga akan ancaman kerusakan lingkungan.

“Langkah ini kami ambil sebagai benteng pertahanan terakhir. Kami menolak keras masuknya alat berat untuk PETI di aliran Sungai Batang Maek,” ujar salah seorang peserta aksi dikutip dari Berita Merdeka Online, kamis, (6/8/2026).

Tanda-tanda Persiapan Alat Berat
Meski belum ada alat berat yang beroperasi, warga mengaku sudah melihat tanda-tanda mencurigakan:
1. Pembukaan akses jalan khusus menuju bantaran sungai
2. Pendirian bedeng-bedeng sementara yang diduga untuk pos pekerja tambang

Warga khawatir jika dibiarkan, Batang Maek yang selama ini jadi sumber air, irigasi, dan kehidupan masyarakat akan rusak permanen.

Musyawarah: Penolakan Bulat
Merespons ancaman itu, digelar musyawarah darurat di Kantor KAN Gunuang Malintang. Hasilnya mutlak dan tidak tergoyahkan: seluruh elemen nagari menolak segala bentuk penambangan menggunakan alat berat.

“Kami sadar, lebih baik mencegah sejak akar masalahnya muncul daripada menyesal setelah alam kami hancur lebur,” demikian bunyi pernyataan sikap bersama warga.

Hingga Kamis (6/8/2026), situasi di lokasi kondusif namun status siaga tinggi. Warga berkomitmen terus memantau pergerakan mencurigakan di sekitar Batang Maek.

BACA JUGA:

Tambang Emas Ilegal di Nagari Galugua Terus Beroperasi, Limapuluh Kota Terancam Jadi Danau Buatan

Ironisnya, PETI di Nagari Gelugur, Kecamatan Kapur IX disebut masih berjalan. Menurut sumber warga, puluhan alat berat masih beroperasi meski pemberitaannya sempat redup.

Dampaknya sudah terasa lintas daerah. Sungai Batang Kampar yang melintasi Gelugur, Koto Tangah, dan Tanjung Jajaran kini mulai mendangkal akibat timbunan tanah galian.

Bahkan masyarakat di 2 kecamatan di Kabupaten Kampar, Riau mengeluh. Air sungai yang dulunya jernih kini berubah kuning dan tidak layak pakai. Keluhan ini sudah disampaikan Bupati Kampar ke Bupati Limapuluh Kota, namun belum ada tanggapan serius.

Pemerintah Daerah Diminta Tegas
Sorotan kini mengarah ke Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota. Anggota DPRD sudah mendesak Bupati Safni Sikumbang untuk menghentikan PETI.

Hal senada juga disampaikan Kadis Kominfo Limapuluh Kota Feri Copa. Ia mengaku tidak mengetahui soal PETI dan meminta wartawan langsung menghubungi Bupati.

“Nagari Gelugur yang paling ujung di Limapuluh Kota ini mau diapakan? Setelah bekas galian jadi danau buatan, masyarakatnya mau dikemanakan?” tanya warga.

Warga Gunuang Malintang berharap kasus di Gelugur tidak terulang di Batang Maek. Mereka menuntut tindakan nyata, bukan hanya wacana, sebelum kerusakan alam tidak bisa dipulihkan lagi.

Hingga berita ini ditulis belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Daerah Kabupaten Limapuluh Kota, awak media sedang berupaya melakukan konfirmasi langsung kepada Bupati, dan Redaksi media ini terbuka seluas-luasnya untuk hak jawab dan hak koreksi.***

VIDEO REKOMENDASI:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REDAKSI: JL. KH. MAS MANSYUR NO. 122 B, KEL. KARET TENGSIN, KEC. TANAH ABANG KOTA JAKARTA PUSAT - WA: 0856 9118 1460  
EMAIL: [email protected]
NKRIPOSTCO ©Copyright 2026 | All Right Reserved