Diduga Terobos Lampu Merah, Oknum Perwira Polisi Tabrak Balita 4 Tahun di Bone Hingga Tewas
Diterbitkan Jumat, 7 Agustus, 2026 by NKRIPOST

NKRIPOST BONE – Harapan sebuah keluarga untuk merayakan HUT ke-81 RI berubah menjadi duka. GN, balita 4 tahun meninggal dunia setelah sepeda motor yang ditumpanginya ditabrak dari belakang oleh minibus yang dikemudikan oknum polisi di Perempatan Jalan Ahmad Yani – MT Haryono, Watampone, Rabu (5/8/2026) pukul 14.00 WITA.
Pengemudi minibus diketahui Ipda MA (49), anggota Polres Bone. Kini ia telah diamankan dan diperiksa Propam Polres Bone.
Korban GN bersama ibu Hermiati (45) dan kakak Masrur (19) hendak ke Lapangan Merdeka untuk menonton pawai kemerdekaan. Mereka mengendarai motor Honda Scoopy dan berhenti tertib saat lampu merah.
“Tiba-tiba ditabrak dari belakang sama mobil. Kami mau ke Lapmer buat nonton pawai kemerdekaan,” ujar Masrur dengan suara bergetar saat ditemui di rumah duka, Kamis (6/8/2026).
Menurut Kasat Lantas Polres Bone AKP Riyanda Putra Utama, dugaan sementara minibus Daihatsu Xenia yang dikemudikan Ipda MA mengalami rem blong sehingga hilang kendali dan menerobos lampu merah.
“Benturan keras membuat ketiga penumpang motor terpental,” jelas Riyanda, Kamis (6/8/2026).
Kondisi Korban & Tindakan Polisi
1. GN (4): Mengalami luka berat dan ditemukan kritis di depan ban belakang mobil. Sempat dilarikan ke RSUD Tenriawaru Bone namun nyawanya tidak tertolong. Jenazah telah dimakamkan Kamis (6/8/2026).
2. Masrur (19) & Hermiati (45): Mengalami luka ringan.
Usai kejadian, Ipda MA langsung mengamankan diri ke Mapolres Bone. Saat ini ia tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh Unit Propam Polres Bone.
“Penyelidikan akan dilakukan profesional dan sesuai ketentuan yang berlaku. Kami juga koordinasi dengan Propam karena terduga pelaku personel Polri,” kata AKP Riyanda.
BACA JUGA:
Dihantam 4 Kasus Sekaligus: Pungli, Seragam Rp16 M, Hak Angket, hingga Isu Selingkuh, Bupati Gowa Diperiksa Polisi
Di dalam minibus terdapat 3 orang penumpang yang kini dimintai keterangan sebagai saksi.
Keluarga dan warga Watampone masih diliputi duka. Sejumlah personel kepolisian mendatangi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa.
“Banyak polisi yang datang kayaknya memang polisi yang punya mobil,” kata Akbar, tetangga korban.
Akibat kecelakaan ini kerugian materiil ditaksir Rp500.000. Satlantas Polres Bone telah melakukan olah TKP, membuat sketsa, dan mengamankan kedua kendaraan.
Kasus ini menjadi sorotan publik karena terjadi menjelang perayaan HUT RI dan melibatkan anggota Polri. Polres Bone memastikan proses hukum berjalan transparan.***
