NKRIPOST

NKRIPOST – VOX POPULI PRO PATRIA

Viral Video Gadis Belia Tergerebek di Rumah Dinas Kalapas Waingapu NTT Ngaku “Adik Angkat”, Ini Kronologinya!

Listen to this article

Diterbitkan Sabtu, 1 Agustus, 2026 by NKRIPOST

Ilustrasi (Foto AI)

NKRIPOST JAKARTA – Video penggerebekan di Rumah Dinas Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Waingapu, Sumba Timur, NTT kembali viral di media sosial pada Jumat 31/7/2026. Dalam video itu tampak seorang wanita muda diamankan petugas di dalam rumah dinas.

Namun Direktorat Jenderal Pemasyarakatan / Ditjenpas Kemenkumham menegaskan video tersebut merupakan video lama dan sudah ditangani sejak tahun lalu.

Dalam rekaman berdurasi 3 menit yang diunggah akun @medanviralinfo, petugas mendatangi kamar di rumah dinas Kalapas Waingapu.

Saat pintu dibuka, muncul seorang wanita muda berusia 19 tahun asal Balige, Sumatera Utara. Wanita itu mengaku sudah tinggal di rumah tersebut selama “dua minggu”.

Petugas mencecar: “Ada hubungan apa dengan pak XXX?”
Wanita itu menjawab: “Kayak adek angkat gitu. Dia angkat aku sebagai adiknya.”

Petugas juga menanyakan status Kalapas. “Tau pak XXX punya istri?” “Tau,” jawabnya.
Dalam interogasi, petugas menyinggung kemungkinan wanita itu tidur sekamar dengan pejabat. “Jujur saja, tidur sama-sama dengan Kalapas di kamar ini kan?”

Asisten rumah tangga di lokasi juga membenarkan keberadaan wanita tersebut.

Menanggapi viralnya video, Juru Bicara Ditjenpas, Rika Aprianti, memberikan klarifikasi resmi Sabtu 1/8/2026.

“Video tersebut adalah video lama yang terjadi pada November 2024,” kata Rika di Jakarta.

Rika menjelaskan, oknum pejabat berinisial RB yang saat itu menjabat Kalapas Waingapu sudah langsung *dicopot dari jabatan dan menjalani pemeriksaan intensif serta sanksi administratif berat.

Saat ini RB berstatus ASN di Kanwil Ditjenpas Provinsi Jambi yang diberhentikan sementara.
“Tindakan ini dilakukan karena yang bersangkutan sedang menjalani proses hukum dan telah ditahan oleh Polda Jambi. Dia diduga terlibat peredaran narkoba,” tegas Rika.

Ditjenpas juga menyesalkan video lama itu diunggah ulang dengan narasi menyesatkan seolah peristiwa baru terjadi.

BACA JUGA:

Digerebek Istri dan Suami Selingkuhan, Oknum TNI di Semarang Hadapi Sidang Militer

Sebelum ada klarifikasi, video itu memicu kemarahan publik. Netizen mempertanyakan etika pejabat yang menempati rumah dinas negara.

Seorang petugas dalam video terdengar menyayangkan:

“Kalapas ini menerapkan aturan-aturan kepada bawahannya. Tapi beliau sendiri tidak bisa memberikan contoh yang baik.”

Kasus ini menjadi pengingat bagi ASN untuk menjaga integritas dan marwah institusi.

Rika menegaskan Ditjenpas tidak mentolerir pelanggaran.
“Komitmen Ditjenpas tetap sama, tidak ada toleransi terhadap terjadinya pelanggaran. Apabila terbukti, maka sanksi tegas akan diterapkan,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar bijak menyaring informasi.
“Kami berharap dukungan masyarakat untuk mengedepankan informasi yang telah terverifikasi, memahami konteks suatu peristiwa secara utuh, serta tidak menyebarluaskan informasi yang berpotensi menimbulkan disinformasi,” kata Rika.**

VIDEO REKOMENDASI:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REDAKSI: JL. KH. MAS MANSYUR NO. 122 B, KEL. KARET TENGSIN, KEC. TANAH ABANG KOTA JAKARTA PUSAT - WA: 0856 9118 1460  
EMAIL: [email protected]
NKRIPOSTCO ©Copyright 2026 | All Right Reserved