Sentra Ikan Koto Sani Rusak Diterjang Bencana, Bupati Solok Jon Pandu Dampingi KKP Salurkan Bantuan
Diterbitkan Sabtu, 1 Agustus, 2026 by NKRIPOST

NKRIPOST SOLOK – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyalurkan 120 ribu benih ikan kepada kelompok pembudidaya di Nagari Koto Sani, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar) pada Jumat, 31 Juli 2026. Bantuan ini merupakan bagian dari upaya percepatan pemulihan sektor perikanan pascabencana hidrometeorologi.
Selain benih ikan, KKP juga menyalurkan bantuan pakan ikan dan coolbox untuk mendukung rehabilitasi usaha budidaya yang terdampak.
Direktur Sarana dan Prasarana Ditjen Perikanan Budidaya KKP, Enggar Saptopo, mengatakan pemerintah pusat berkomitmen mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi sektor perikanan di Kabupaten Solok.
“Kementerian Kelautan dan Perikanan siap segera mempercepat pemulihan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi, khususnya di Kabupaten Solok,” kata Enggar di Solok.
Ia juga mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Pemerintah Pusat, Pemprov Sumbar, dan Pemkab Solok dalam upaya pemulihan. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci agar bantuan tepat sasaran dan usaha budidaya masyarakat cepat bangkit.
Hadir juga dalam penyerahan bantuan Direktur Pengolahan Ditjen PDS Budi Yuwono, Kadis KKP Sumbar Syefdinon, Kepala Stasiun BPPMHKP Padang Dudung Daenuri, dan jajaran Pemkab Solok.
BACA JUGA:
Bupati Solok Jon Pandu dan Bupati Tanah Datar Sepakat Serahkan Penetapan Tapal Batas ke Kemendagri
Bupati Solok Jon Firman Pandu, SH menjelaskan Nagari Koto Sani sebelumnya merupakan salah satu sentra produksi ikan terbesar di Sumatera Barat. Namun luapan sungai dan endapan sedimen akibat bencana hidrometeorologi merusak kolam-kolam masyarakat.
Akibatnya, produksi ikan turun drastis dan mata pencaharian pembudidaya terganggu.
“Semuanya masih banyak rehab rekon yang harus kita selesaikan. Bapak Presiden memang menargetkan sampai tahun 2028 harus benar-benar selesai semuanya,” ujar Bupati Jon.
Pemkab Solok saat ini terus melaksanakan tahapan rehab rekon dengan fokus pada pemulihan ekonomi masyarakat.
Bupati Jon mengusulkan kepada KKP agar ditambah bantuan indukan ikan serta dilakukan perbaikan irigasi dan kolam budidaya yang rusak.
Hal senada disampaikan Wali Nagari Koto Sani. Ia menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah dan berharap bantuan ini menjadi pemantik kebangkitan warga.
“Mudah-mudahan dengan kunjungan ini dan bantuan dari pemerintah, masyarakat kami kembali pulih dan menjadi obat dari luka yang kami tanggung selama ini,” ungkapnya.
Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan usaha budidaya ikan di Koto Sani. Pemerintah menargetkan seluruh wilayah terdampak bencana di Kabupaten Solok dapat pulih sepenuhnya pada 2028 sesuai arahan Presiden.**
