NKRIPOST

NKRIPOST – VOX POPULI PRO PATRIA

Hadapi Perang Hibrida dan AI, Panglima TNI Tekankan Perwira Harus Visioner dan Analitis

Listen to this article

Diterbitkan Selasa, 11 Agustus, 2026 by NKRIPOST

Komando TNI (Dansesko TNI) Marsdya TNI M. Khairil Lubis saat membuka Pendidikan Reguler (Dikreg) LVI Sekolah Staf dan Komando TNI (Sesko TNI) Tahun Anggaran 2026 di Gedung Serasan Sesko TNI, Bandung, Jawa Barat, Selasa (11/8/2026).

NKRIPOST BANDUNG – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menekankan pentingnya mencetak pemimpin TNI yang adaptif, visioner, dan mampu mengambil keputusan secara tepat di tengah dinamika lingkungan strategis global yang semakin kompleks.

Penegasan tersebut disampaikan Panglima TNI yang diwakili Komandan Sekolah Staf dan Komando TNI (Dansesko TNI) Marsdya TNI M. Khairil Lubis saat membuka Pendidikan Reguler (Dikreg) LVI Sekolah Staf dan Komando TNI (Sesko TNI) Tahun Anggaran 2026 di Gedung Serasan Sesko TNI, Bandung, Jawa Barat, Selasa (11/8/2026).

Dikreg LVI Sesko TNI tahun ini diikuti 173 peserta didik yang merupakan perwira terbaik dari tiga matra. Rinciannya terdiri dari 87 personel TNI Angkatan Darat (AD), 51 personel TNI Angkatan Laut (AL), dan 35 personel TNI Angkatan Udara (AU).

Dalam sambutan tertulis Panglima TNI yang dibacakan Dansesko TNI, ia mengucapkan selamat kepada seluruh peserta didik.

“Saya ucapkan selamat kepada 173 peserta didik. Ikuti seluruh proses pendidikan dengan disiplin, tanggung jawab, dan semangat untuk terus belajar,” ujarnya.

Panglima TNI menyoroti perkembangan lingkungan strategis yang semakin dinamis, kompleks, dan sulit diprediksi. Tantangan saat ini tidak lagi bersifat konvensional, melainkan mencakup ancaman multidomain.

“Ditandai dengan berbagai ancaman perang hibrida, ancaman siber, disrupsi teknologi, rivalitas geopolitik, serta perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI),” tegasnya.

BACA JUGA:

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto Tegaskan Alumni Taruna Nusantara Harus Menjadi Generasi Adaptif, Berkarakter dan Berintegritas

Menurut Panglima, situasi tersebut menuntut seorang pemimpin untuk memiliki daya baca yang tajam terhadap perubahan.
“Pemimpin harus mampu memahami perubahan, membaca lingkungan strategis, serta mengambil keputusan secara tepat,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Panglima TNI menekankan bahwa pendidikan di Sesko TNI tidak hanya bertujuan meningkatkan wawasan, tetapi juga membentuk karakter kepemimpinan.

Pendidikan Sesko TNI harus mampu membentuk kemampuan berpikir adaptif, visioner, analitis, dan strategis sebagai bekal menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan.

“Karena itu, pendidikan Sesko TNI harus membentuk kemampuan berpikir adaptif, visioner, analitis, dan strategis, sehingga para peserta didik mampu menghadapi tantangan dan melaksanakan tugas pokok TNI secara efektif,” pungkasnya.

Dengan bekal tersebut, diharapkan para lulusan Sesko TNI mampu menjadi pemimpin yang mampu mengintegrasikan kekuatan matra dan bersinergi dalam menjaga kedaulatan NKRI.***

VIDEO REKOMENDASI:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REDAKSI: JL. KH. MAS MANSYUR NO. 122 B, KEL. KARET TENGSIN, KEC. TANAH ABANG KOTA JAKARTA PUSAT - WA: 0856 9118 1460  
EMAIL: [email protected]
NKRIPOSTCO ©Copyright 2026 | All Right Reserved