Kapolres Belu Patroli Perbatasan RI-Timor Leste, Tancapkan Bendera dan Sembako Jelang HUT RI Di Asulait Sadi
Diterbitkan Selasa, 11 Agustus, 2026 by NKRIPOST

NKRIPOST BELU – Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polres Belu meningkatkan kegiatan cipta kondisi untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, khususnya di wilayah perbatasan Indonesia dengan Timor-Leste.
Salah satu langkah nyata dilakukan Kapolres Belu AKBP I Gede Eka Putra Astawa, S.H., S.I.K. dengan memimpin langsung patroli perbatasan hingga ke Dusun Asulait, Desa Sadi, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan patroli dimulai dari Mapolres Belu sekitar pukul 09.00 WITA. Rombongan yang terdiri dari Kasat Samapta, Kaur Bin Ops Samapta, Kapolsek Tasifeto Timur beserta anggota, Kanit Turjawali Sat Samapta dan personel lainnya bergerak menggunakan sepeda motor.
Rombongan menyusuri sejumlah wilayah hingga menuju Dusun Asulait yang berbatasan langsung dengan Distrik Bobonaro, Timor-Leste.
Dalam perjalanan, personel harus melewati medan yang cukup menantang. Mulai dari menyeberangi sungai, melintasi jalan berbatu, hingga berjalan kaki untuk mencapai permukiman warga di daerah terluar tersebut.
Setibanya di lokasi, Kapolres bersama personel tidak hanya melakukan pemantauan situasi kamtibmas, tetapi juga melaksanakan silaturahmi door to door ke rumah-rumah warga.
Dalam kegiatan itu, polisi membagikan paket sembako dan bendera Merah Putih kepada warga. Kapolres bahkan turun langsung memasang bendera di sejumlah rumah warga yang belum mengibarkannya serta mengganti bendera yang sudah lusuh dengan yang baru.
Aksi tersebut mendapat sambutan hangat dari warga Dusun Asulait. Pengibaran bendera Merah Putih diharapkan menjadi simbol semangat nasionalisme di wilayah terdepan NKRI.
BACA JUGA:
SMP Negeri Sadi Unjuk Gigi di Gerak Jalan Meriahkan HUT RI di Atambua Belu, Curi Perhatian Bawa Motto: Sayangi Aku Dengan Ikhlas
*Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si. untuk memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat, termasuk warga di wilayah perbatasan.
“Kapolda NTT menekankan bahwa menjaga kamtibmas bukan hanya dilakukan melalui patroli, tetapi juga dengan membangun kedekatan dan komunikasi langsung dengan masyarakat. Kehadiran personel di tengah warga diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus memperkuat kecintaan terhadap NKRI,” ujar Henry.
Ia menambahkan, pembagian bendera Merah Putih merupakan upaya kepolisian mengajak masyarakat menyemarakkan HUT ke-81 RI sekaligus menghargai perjuangan para pahlawan.
“Semangat kemerdekaan harus dirasakan hingga masyarakat di wilayah perbatasan. Karena itu, Polri mengajak seluruh masyarakat untuk mengibarkan Merah Putih sebagai simbol persatuan, nasionalisme dan kecintaan terhadap tanah air,” katanya.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, situasi kamtibmas di wilayah Atambua dan kawasan perbatasan secara umum terpantau *aman dan terkendali.
Polda NTT memastikan kegiatan patroli dan pendekatan langsung kepada masyarakat akan terus diperkuat, terutama menjelang momentum nasional seperti HUT Kemerdekaan RI. Langkah ini untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Langkah tersebut menjadi wujud nyata kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan, pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di wilayah terdepan dan berbatasan langsung dengan negara tetangga.***
