Miris.. Warga Lubuk Rasam Solok Bawa Pasien Sakit Keras Pakai Motor ke Puskesmas Lewati Jalan Rusak Berlumpur
Diterbitkan Minggu, 8 Februari, 2026 by NKRIPOST

NKRIPOST SOLOK – Kondisi jalan di Jorong Lubuk Rasam, Nagari Surian, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), hingga kini masih memprihatinkan. Warga setempat sudah puluhan tahun harus melewati jalan yang rusak parah, sempit, berlumpur dan licin terutama saat musim hujan.
Sunggpun harus melewati jalan yang berlumpur, tidak mengurangi rasa kepedulian sosial yang tinggi warga Lubuk Rasam. Di tengah keterbatasan infrastruktur jalan, warga bahu-membahu mengevakuasi seorang warga yang sedang sakit keras menggunakan sepeda motor menuju Puskesmas Nagari Surian yang harus ditempuh dengan perjalanan 3,5 jam lama.
Pasien yang bernama Syafridayeni (45) telah mengalami sakit selama 10 hari tersebut terpaksa diangkut menggunakan sepeda motor karena akses jalan menuju lokasi tidak memungkinkan dilalui kendaraan roda empat atau ambulans.
“Saya sudah sepuluh hari sakit di Lubuek Rasam, sehingga harus mendapatkan penangan medis puskesmas. Untuk mencapai puskesmas, harus naik motor 3,5 jam menuju puskesmas Surian dari jam 15:00 wib sampai di Puskesmas Surian, Pantai Cermin jam 18:30 wib. Sampai di puskesmas Bidan tidak ada yang bertugas, yang mana lagi lemas, Tensi drop 90.” Keluh Syafridayeni saat dihubungi awak media, Sabtu (7/2/2026).
“Di mana pemerintah daerah untuk masyarakat Lubuk Rasam. Sudah kah tertutup mata hatinya, atau ingat warga Lubuk Rasam kalau hanya saat pemilu. ” Tambahnya.
Perjalanan yang memakan waktu cukup lama menempuh medan terjal, berlumpur dan licin tersebut menuntut kewaspadaan tinggi dari warga.
“Kami sangat berharap perhatian pemerintah pusat agar segera membangun akses jalan di Lubuk Rasam yang terisolir di Kabupaten Solok. Kami tidak ingin ada lagi nyawa warga yang terancam hanya karena kendala transportasi menuju puskesmas,” Pungkasnya.
Sebelumnya sempat viral pemberitaan dan perbincangan publik yang ramai di media sosial seorang guru SD Negeri 20 Lubuak Rasam, yang jenazahnya harus digotong warga sejauh beberapa kilometer akibat sulitnya akses jalan menuju Jorong Lubuak Rasam, Nagari Surian, Kecamatan Pantai Cermin, yang hingga kini belum dibangun.
BACA JUGA :
Syafridayeni juga meminta Bupati Solok Jon Firman Pandu (JFP) untuk membuat konten video di Lubuk Rasam.
“Bupati bapak Jon Firman Pandu cukup di kenal dan peduli masyarakat dengan konten konten tik tok dan instagram nya. Bisa kah bapak buat konten di wilayah Lubuek Rasam pak? Atau sekali – sekali, bapak mengiringi warga yang menempuh jalan menuju rumah naik motor untuk bapak viralkan lewat media sosial bapak.” Pintanya. **
