Percuma Lapor Polisi, Ungkapan Hati Nenek Nurmala Dunah
Diterbitkan Sabtu, 14 Mei, 2022 by NKRIPOST

Percuma Lapor Polisi, Ungkapan Hati Nurmala Dunah : Anak Dilecehkan Hingga Dianiaya, Nenek Lapor Polisi, Malah Bapak Cabut LP Tanpa Sepengetahuan Pelapor
NKRIPOST, BOLMONG/SULUT – Betapa miris yang di alami oleh seorang Nenek janda tua Nurmala Dunah (68 tahun) asal desa Nonapan Kecamatan Poigar Kabupaten Bolmong, Provinsi Sulut.
Saat bertemu awak media Tommy Maringka, Jumat, (13/5) Nenek Nurmala Dunah menuturkan kronologis kejadian yang menimpa cucunya (berinisial JL) yang telah dilaporkannya ke pihak kepolisian Sektor Poigar, Polres Bolmong, Kepolisian Daerah Sulawesi Utara pada tanggal 1 Desember 2021, setahun lalu.
Berdasarkan kronologis kejadian yang di ceritakan oleh Nenek Nurmala Dunah dan Cucunya (JM) itu bermula pada hari sabtu tanggal 20 November 2021 malam.
“Lelaki terlapor berinisial HM pukul 20.00 mengirim pesan lewat massenger ke cucu saya (JM = CICI – sapaan akrabnya) dengan isi pesannya Cici lagi di mana, maka pesan itu pun langsung di balas oleh korban (JM 14 tahun) kalau Cici berada di rumah dan bertanya, terlapor HM berniat akan membeli pulsa, kebetulan rumah terlapor HM bertetangga. Selang 5 menit kemudian lelaki HM terlapor tersebut tiba – tiba berada di hadapan korban Cici.” Ujar Nenek Nurmala.
“Dan terlapor H.M langsung menghampiri korban Cici dan menyodorkan uang sejumlah 200.000 (Dua ratus ribu) rupiah ke dalam kantong celana korban Cici, maka korban pun langsung bertanya untuk apa uang ini.”Cerita Nenek Dunah menirukan Ucapan Cici.
“Kemudian Pria terlapor tersebut mengatakan saya akan membeli pulsa 20.000, maka korban pun heran kenapa uangnya 200.000 rupiah yang kamu kasi. Kemudian langsung lelaki terlapor H.M tersebut mengatakan ambil saja sisa uangnya untuk kamu buat tambahin modal jualan pulsa tetapi korban menolak uang pemberiannya tersebut.” Ungkap Nenek Nurmala melanjutkan.
Masih menurut Nenek Nurmala Dunah, “Sekertaris lelaki HM (45 tahun) itu langsung menarik tangan korban cici dan menyeret ke arah belakang rumah dan mengancam dengan kalimat jangan berteriak nanti saya pukul.” Bebernya
Selanjutnya menurut Nenek Nurmala, “lelaki HM (45 tahun) tersebut melakukan aksi bejatnya untuk melucuti celana korban dan langsung mencabuli korban, lima menit kemudian lelaki terlapor tersebut langsung meninggalkan korban yang masih merengek kesakitan di belakang rumah nenek sambil mengatakan awas yah. jangan kasi tau siapa – siapa.” Katanya.
BACA JUGA:
Kapolres Cimahi Angkat Bicara, Respon Tagar Percuma Lapor Polisi
#Percuma Lapor Polisi, LP Kehilangan Mobil di Polres Jakbar Terkesan Diabaikan
Informasi yang di himpun, Kebetulan korban Cici (14 tahun) tersebut tinggal bersama neneknya karena kedua orang tuanya telah bercerai sejak korban Cici masih kecil.
Dan malam itu pun nenek korban tidak ada di rumah sedang pergi ke pesta kampung tetangganya
Korban Cici (14 tahun) diketahui yang masih duduk di bangku SMP tersebut berusaha menutupi kejadian itu karena takut dengan ancaman terlapor tersebut.
Selang tiga (3) hari kemudian teman korban Cici datang mengajaknya untuk berkunjung kerumahnya, sesampainya di rumah temanya itu langsung di hadang oleh istri dan anaknya terlapor HM yang berinisial H dan S.
“Ditempat tersebut langsung S (anak terlapor H.M) tersebut melayangkan pukulannya ke arah belakang kepala korban (Cici 14 tahun) dan H (istri terlapor HM) pun langsung mengambil gunting dari kantong celana yang telah Ia siapkan.” ucap Korban Cici kepada awak media.
Selanjutnya atas kejadian tersebut nenek korban melaporkanya ke pihak kepolisian Polsek Poigar Polres bolmong tetapi anehnya kasus tersebut tidak di proses sampai dengan saat ini.
Saat di konfirmasi oleh awak media ke pihak kepolisian sektor Poigar melalui telpon dan chat Whatsapp, Kapolsek Poigar IPTU Tezza Arbi selaku kapolsek Poigar mengatakan bahwa laporan tersebut telah di cabut oleh bapak kandung korban tanpa sepengetahuan pelapor dan korban.” ucap Kapolsek Poigar.
“Laporan tersebut telah di cabut oleh bapak kandung korban.”Ujar Kapolsek Poigar.
Sekedar informasi, terduga pelaku HM merupakan kaka ipar dari bapak kandung korban.
Sumber : Tommy Maringka
TONTON JUGA:
