Nama Letjen TNI Dr. Rui Duarte Menguat di Bursa Calon KSAD, Dinilai Punya Rekam Jejak Lengkap dan Gelar Doktor
Diterbitkan Rabu, 5 Agustus, 2026 by NKRIPOST

NKRIPOST JAKARTA — Dinamika pergantian Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) mulai terasa. Seiring Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc yang telah menjabat lebih dari 2 tahun, sejumlah nama Letnan Jenderal TNI AD kini masuk radar sebagai calon kuat suksesor.
Salah satu nama yang menguat adalah Letjen TNI Dr. Rui Fernando Guedes Palmeiras Duarte. Pati kelahiran Viqueque, Timor Leste, Januari 1972 ini saat ini menjabat sebagai Inspektur Jenderal – Irjen Kementerian Pertahanan RI.

Rekam Jejak Lengkap: Dari Kopassus hingga Kemhan
Letjen Rui Duarte merupakan jebolan Akmil 1993 dari kecabangan Infanteri Kopassus. Karier militernya terbilang lengkap, mulai dari komando, staf, hingga diplomat pertahanan.
Berbagai jabatan strategis pernah diembannya:
1. Komando & Satuan Khusus: ADC Spripim Danjen Kopassus, Dansubtim Yon 11 Grup 1, Dantim Sat 81 Gultor, Danden Sat 81, hingga Danjen Kopassus pernah dijabat sejawatnya.
2. Staf & Birokrasi: Kapokbungkol Spri Panglima TNI, Karo TU dan Protokol Setjen Kemhan, Kasatwas Unhan.
3. Diplomasi: PBU Athan KBRI Washington DC, Atase Pertahanan KBRI London.
4. Akademisi & Pengawasan: Warek Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unhan, kini Irjen Kemhan sejak mutasi Oktober 2024 berdasarkan KEP/1694/M/XI/2024.
Berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/2662/XI/2024 tanggal 29 November 2024, ia resmi menyandang pangkat Letjen TNI dengan penugasan sebagai Irjen Kemhan.
Nilai plus Rui Duarte ada pada jenjang pendidikannya. Ia telah menunaikan gelar Doktor, yang menjadi modal penting di era pertahanan modern yang menuntut penguasaan strategi dan kebijakan.
BACA JUGA:
7 Jenderal TNI AD Masuk Bursa KSAD, Ada Letjen Dr. Rui Duarte
Masuk 7 Kandidat Kuat Pengganti Jenderal Maruli
Pengamat Politik dan Pertahanan Keamanan Universitas Nasional – Unas, Selamat Ginting menyebut dalam tradisi TNI, masa jabatan 2 tahun lebih sudah menjadi “ambang batas” umum untuk rotasi KSAD.
“Presiden sebagai pemegang kekuasaan tertinggi atas TNI memiliki hak prerogatif penuh. Penunjukan KSAD adalah usulan Panglima TNI yang kemudian diputuskan Presiden,” ujar Selamat Ginting, Sabtu 7/2/2026.
Menurutnya, KSAD biasanya dipilih dari perwira bintang 3 lulusan Akmil 1992-1993 dengan pengalaman komando, staf, dan kewilayahan lengkap.
Dalam daftar 7 kandidat kuat KSAD, Letjen Rui Duarte disebut sebagai “kuda hitam”.
DAFTAR 7 KANDIDAT KUAT KSAD:
- Letjen TNI Tandyo Budi Revita – Wakasad. Nilai plus: Orang nomor 2 di AD.
- Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon – Irjenad. Nilai plus: Anak Baret Merah, punya jam terbang operasi.
- Letjen TNI Kunto Arief Wibowo – Pangkogabwilhan I. Nilai plus: Pengalaman komando pasukan besar.
- Letjen TNI Iwan Setiawan – Danpussenif. Nilai plus: Pengalaman tempur Papua.
- Letjen TNI Dr. Rui F.G.P Duarte – Irjen Kemhan. Nilai plus: Satu-satunya kandidat dari Kemhan. Punya latar intelijen, diplomasi, dan pengawasan. Berasal dari Timor Leste, simbol integrasi NKRI.
- Letjen TNI Agung Setiawan – Pangkogabwilhan II. Nilai plus: Pengalaman Paspampres dan 2 Kodam besar.
- Letjen TNI Muhammad Saleh Mustang – Pangkostrad. Nilai plus: Kostrad selama puluhan tahun jadi “pabrik” KSAD.
5 Kriteria Pertimbangan Istana
Sumber internal menyebut ada 5 kriteria utama yang jadi pertimbangan:
- Senioritas Akmil 1992-1993,
- Pengalaman Komando,
- Pengalaman Staf,
- Rekam Jejak Operasi, dan
- Integritas.
Kelebihan Rui Duarte ada di poin 2, 3, dan 5. Pengalaman birokrasi di Kemhan dan Unhan membuatnya paham betul tentang anggaran, pengawasan, dan kebijakan pertahanan. Latar belakangnya sebagai putra Timor Leste juga dinilai menjadi simbol kuat integrasi NKRI.

BACA JUGA:
Mengenal Letnan Jenderal (Letjen) TNI Rui Fernando Guedes Palmeiras Duarte
Proses Penunjukan
Prosesnya dimulai dari Panglima TNI yang mengajukan beberapa nama ke Presiden. Presiden kemudian memilih dan menerbitkan Keppres, dilanjutkan sertijab di Mabesad.
Hingga 31 Juli 2026, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak masih aktif sebagai KSAD. Rotasi besar TNI biasanya terjadi pertengahan atau akhir tahun, menyesuaikan dinamika organisasi dan penguatan pertahanan.***
