NKRIPOST

NKRIPOST – VOX POPULI PRO PATRIA

DKI Jakarta Bentuk Tim Khusus Awasi Perbaikan Sekolah, SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Jadi Prioritas

Listen to this article

Diterbitkan Sabtu, 25 Juli, 2026 by NKRIPOST

Kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09

NKRIPOST JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membentuk tim teknis khusus untuk mengawasi pembangunan dan perbaikan sekolah-sekolah di ibu kota. Salah satu yang diprioritaskan adalah SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Jakarta Selatan.

Hal itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat meninjau kondisi sekolah tersebut, Jumat (24/7/2026).

“Besok akan dirapatkan kembali, akan ditunjuk tim teknisnya, siapa yang mengawasi, dan sebagainya. Karena saya tidak mau pembangunan yang diupayakan tidak gampang ini kemudian tidak dikerjakan secara sungguh-sungguh,” kata Pramono.

Menurut Pramono, tim tersebut memiliki dua tugas utama. Pertama, melakukan investigasi dan inventarisasi sekolah-sekolah yang perlu diperbaiki di seluruh wilayah DKI.

Kedua, menelusuri penyebab kerusakan bangunan.

“Misalnya seperti kerangka bangunan yang tidak dipersiapkan secara baik sebelumnya. Setelah dibangun kembali diharapkan sekolah tersebut dapat berdiri kokoh, sehingga siswa-siswi dapat belajar dengan aman dan nyaman,” jelasnya.

Gubernur juga menegaskan proses pembangunan harus ditangani tenaga profesional. Untuk itu, Pemprov akan menarik Bantuan Kendali Operasional (BKO) dari Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) serta Dinas Bina Marga. Keduanya akan dikoordinasikan oleh Asisten Pembangunan.

“Karena memang dulu-dulu pembangunan yang seperti ini semuanya di bawah Dinas Pendidikan. Sekarang kita perbantukan untuk mensupervisi karena di Dinas Pendidikan tidak semuanya punya keahlian untuk membangun dan sebagainya. Akan ada pendamping dari Citata dan Bina Marga,” ujar Pramono.

BACA JUGA:

SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Ambruk, Gubernur DKI Jakarta Pramono: Itu Benar-benar Menampar Muka Saya

Untuk SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Pemprov menyiapkan anggaran Rp48,1 miliar yang bersumber dari Koefisien Lantai Bangunan (KLB) dan APBD Perubahan.

Tahapannya dimulai dengan penghapusan aset gedung yang rusak agar tidak menjadi temuan.

“Tahapan yang dilakukan yang pertama adalah penghapusan terhadap gedung yang rusak ini. Supaya nggak menjadi temuan, ini semuanya dihapuskan dulu bukunya. Paling lama September harus segera dimulai. Jadi Agustus persiapan penghapusbukuan, menunjuk pelaksana kontraktornya, dan bulan September sudah harus mulai dibangun di tempat ini,” papar Pramono.

Dengan langkah ini, Pemprov DKI menargetkan seluruh proses perbaikan sekolah dapat berjalan lebih akuntabel, profesional, dan tepat waktu.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REDAKSI: JL. KH. MAS MANSYUR NO. 122 B, KEL. KARET TENGSIN, KEC. TANAH ABANG KOTA JAKARTA PUSAT - WA: 0856 9118 1460  
EMAIL: [email protected]
NKRIPOSTCO ©Copyright 2026 | All Right Reserved