Menteri PU Dody Anggodo: 107 Ruas Jalan Nasional Ruas Jalan Nasional Di Sumatera Pascabencana Pulih 100 Persen
Diterbitkan Sabtu, 25 Juli, 2026 by NKRIPOST

NKRIPOST JAKARTA – Seluruh jaringan jalan nasional di Pulau Sumatera yang sempat terputus akibat bencana alam kini telah kembali normal. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan pemulihan akses konektivitas tahap darurat telah rampung 100 persen.
“Untuk infrastruktur jalan dan jembatan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat, seluruh penanganan telah berhasil diselesaikan. Berdasarkan data Sistem Tanggap Bencana (Sitaba) Kementerian PU per 21 Juli 2026, dari 107 ruas jalan nasional yang terdampak, seluruhnya telah kembali fungsional,” ujar Dody di Jakarta, Jumat (25/7/2026).
Tidak hanya jalan, pemulihan jembatan nasional juga menunjukkan hasil maksimal.
Dari 43 jembatan nasional yang terdampak bencana di wilayah Sumatera, seluruhnya telah selesai ditangani dan kembali beroperasi normal.
Dengan demikian, progres penanganan infrastruktur konektivitas di bawah kewenangan pemerintah pusat telah mencapai 100 persen.
Menteri PU menjelaskan, penanganan infrastruktur dilakukan secara kolaboratif sesuai pembagian kewenangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Sementara untuk infrastruktur di bawah kewenangan pemerintah daerah, proses pemulihan juga terus berjalan. Berdasarkan data Sitaba per 21 Juli 2026:
1. Jalan Daerah
Dari total 2.421 ruas jalan terdampak, sebanyak 2.291 ruas atau 94,6% sudah berhasil difungsikan kembali.
2. Jembatan Daerah
Dari total 1.184 jembatan terdampak, sebanyak 821 jembatan atau 69,3% telah kembali berfungsi.
Sisa ruas jalan dan jembatan yang belum pulih masih dalam tahap penanganan oleh pemerintah daerah dengan dukungan teknis dari Kementerian PU.
Meski akses darurat telah dibuka, Dody menegaskan pemulihan belum selesai. Kementerian PU kini bersiap masuk ke tahap rehabilitasi dan rekonstruksi permanen agar infrastruktur lebih tangguh menghadapi bencana.
Upaya peningkatan kualitas tersebut meliputi:
1. Penguatan Struktur: Perbaikan permanen struktur jalan dan jembatan
2. Sistem Drainase: Peningkatan kapasitas dan perbaikan saluran air
3. Pengamanan Lereng: Stabilisasi lereng serta pembangunan bangunan pelindung longsor
BACA JUGA:
Menteri PU Dody Hanggodo Respons Isu Reshuffle: Itu Hak Prerogatif Bos
Langkah ini mengacu pada Rencana Induk Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Tahun 2026–2028 dengan mengusung prinsip _build back better_. Artinya membangun kembali infrastruktur yang jauh lebih aman, tangguh, dan berketahanan bencana.
Kementerian PU memprioritaskan 3 provinsi terdampak terberat, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Saat ini, sebagian kegiatan telah memasuki tahap pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi, sementara beberapa pekerjaan lainnya masih berada pada tahap persiapan pelaksanaan, penyelesaian dokumen teknis, pengadaan, maupun proses kontraktual,” pungkas Dody.***
