Dari Medan Tempur ke Pelukan Persaudaraan, Luka Sejarah Telah Sembuh: TNI Hadiri HUT FALINTIL di Timor-Leste
Diterbitkan Senin, 24 Agustus, 2026 by NKRIPOST

NKRIPOST, ATAMBUA – Hubungan militer Indonesia dan Timor-Leste memasuki babak baru. Delegasi TNI dari Kodam IX/Udayana menghadiri peringatan HUT ke-51 Forças Armadas de Libertação Nacional de Timor-Leste (FALINTIL) di Soru Lai, kawasan Gunung Matebian, Baucau, Timor-Leste, Kamis (20/8/2026).
Kehadiran delegasi ini disebut “reuni tak biasa” karena mempertemukan mantan lawan di masa lalu menjadi mitra strategis saat ini.
Delegasi Indonesia Dipimpin Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda
Delegasi dipimpin Kepala Kelompok Staf Ahli Pangdam IX/Udayana, Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda. Turut hadir Asintel Kasdam IX/Udayana Kolonel Inf Dharmawan Setyo Nugroho, S.I.P dan Athan RI untuk Timor-Leste Kolonel Arm Hengky Hutauruk.
Kedatangan delegasi disambut langsung oleh Presiden RDTL José Ramos-Horta dan Panglima F-FDTL Letjen Domingos Raúl “Falur Rate Laek”.
“Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban layaknya reuni sahabat lama, mencerminkan eratnya hubungan emosional, semangat rekonsiliasi, serta komitmen kedua negara untuk terus mengembangkan kerja sama pertahanan yang harmonis dan saling menghormati,” tulis keterangan Penkodam IX/Udayana.

BACA JUGA:
Megawati Soekarnoputri Kunjungi Timor Leste, Disambut Ramos Horta dan Xanana Gusmao
Rangkaian Kegiatan: Upacara Militer hingga Ziarah TMP Seroja
1. Upacara Militer dan Parade Pasukan : Dipimpin langsung Presiden José Ramos-Horta bersama Panglima F-FDTL.
2. Peresmian Prasasti “Path of Resistance” : Monumen jejak perjuangan FALINTIL di Gunung Matebian.
3. Pemotongan Kue HUT ke-51 FALINTIL
4. Fellowship Lunch : Jamuan bersama pemerintah RDTL, para veteran FALINTIL, dan perwakilan militer negara mitra.
5. Ziarah ke TMP Seroja, Tiulale, Baucau : Delegasi TNI bersama Athan RI menabur bunga sebagai penghormatan kepada prajurit TNI yang gugur selama bertugas di Timor Timur.
Makna Strategis: Dari Rekonsiliasi ke Kerja Sama Pertahanan
Kehadiran TNI di peringatan FALINTIL memiliki 3 makna penting:
1. Rekonsiliasi Sejarah : FALINTIL adalah sayap militer Fretilin yang berjuang melawan integrasi Timor Timur 1975-1999. Kini TNI hadir sebagai tamu kehormatan, menandai penutupan luka sejarah.
2. Diplomasi Pertahanan : Menegaskan komitmen Indonesia–Timor-Leste untuk menjaga stabilitas kawasan perbatasan dan kerja sama latihan bersama, penanggulangan bencana, dan keamanan maritim.
3. Penghormatan Korban : Ziarah ke TMP Seroja menunjukkan TNI tetap menghormati jasa para prajuritnya sekaligus menghargai kedaulatan Timor-Leste.
FALINTIL sendiri resmi dibentuk 20 Agustus 1975 dan kini telah bertransformasi menjadi F-FDTL setelah kemerdekaan Timor-Leste 2002. HUT ke-51 tahun ini menjadi momentum mempererat persaudaraan.
Kehadiran delegasi Kodam IX/Udayana dan Athan RI menegaskan bahwa hubungan Indonesia–Timor-Leste kini dilandasi persaudaraan, profesionalisme, saling menghormati, serta semangat menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.*
