NKRIPOST

NKRIPOST – VOX POPULI PRO PATRIA

Istana Bantah Ditunjuk Prabowo Jadi Koordinator Karhutla, Siapa Sebenarnya Haji Isam Si Juragan Jhonlin?

Listen to this article

Diterbitkan Senin, 24 Agustus, 2026 by NKRIPOST

Prasetyo Hadi

NKRIPOST JAKARTA – Pemerintah resmi membantah isu yang viral di media sosial terkait penunjukan pengusaha asal Kalimantan Selatan Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam sebagai koordinator pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan isu tersebut tidak benar.

“Enggak ada. Tidak ada. Tidak benar itu,” ujar Prasetyo di JCC Senayan, Jakarta, Minggu (23/8/2026).

Prasetyo menjelaskan, pemerintah telah menunjuk sejumlah pejabat tingkat menteri untuk menjadi koordinator pemadaman karhutla di Kalimantan. Penunjukan dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Para pejabat yang ditunjuk adalah:
1. Menko Polkam Djamari Chaniago
2. Menko PM Muhaimin Iskandar (Cak Imin)
3. KSAD TNI Jenderal Maruli Simanjuntak

“Ya ada Pak Menko, Pak Menko Polkam ada, Pak Menko PM juga ada di situ. Nah, kita bagi semua. Ada KSAD juga bertanggung jawab terhadap satu wilayah,” ujar Prasetyo.

Pembagian tugas ini dilakukan untuk mempercepat koordinasi penanganan di wilayah-wilayah terdampak seperti Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan seterusnya.

“Jadi ada yang memang kita bagi tugas untuk atensi untuk wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan seterusnya. Memang kita atur seperti itu,” sambungnya.

Prasetyo juga menekankan, meski ada pembagian atensi, para menteri tetap bertanggung jawab terhadap daerah lain yang terdampak karhutla.

“Tapi jangan juga diartikan tidak bertanggung jawab dengan daerah yang lain loh ya nanti. Ini hanya membagi atensi supaya koordinasinya kita percepat gitu penanganan,” imbuhnya.

BACA JUGA:

Perintah Tegas Prabowo Soal Karhutla: Saya Tidak Main-Main! Selidiki, Tangkap Dan Cabut Izin Korporasi Nakal

Pemerintah Minta Semua Pihak Bantu, Tapi Kewenangan Tetap di Pejabat Negara
Prasetyo tidak menampik bahwa pemerintah mengajak semua pihak untuk membantu penanganan karhutla Kalimantan. Namun untuk posisi koordinator, kewenangannya tetap berada di tangan pejabat negara.

“Bahwa semua pihak diminta ikut membantu, iya. Tapi kalau menjadi koordinator itu tidak, kan, karena kan kewenangannya bukan di situ.”

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah meninjau langsung titik karhutla di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, Sabtu (22/8/2026).

Dalam rapat di Pangkalan TNI AU Supadio, Kubu Raya, Prabowo menerima laporan ribuan titik panas dan langsung meminta tambahan peralatan.
BPBPK Kalteng melaporkan 4 helikopter water bombing sudah beroperasi. Prabowo kemudian menyetujui penambahan 3 helikopter dan 200 pompa air untuk percepatan pemadaman di Kalteng.

BACA JUGA:

Menteri PU Doddy Hanggodo Gelar Sayembara Berhadiah Umrah: Bisa Buktikan Aisyah Zakiyyah adalah Keponakannya

Presiden Prabowo Subianto dan Andi Samsudin Arsyad atau Haji Isam di Wanam, Provinsi Papua Selatan, Minggu 3 November 2024.
Presiden Prabowo Subianto dan Andi Samsudin Arsyad atau Haji Isam di Wanam, Provinsi Papua Selatan, Minggu 3 November 2024.

Sekilas Rekam Jejak Haji Isam
Andi Syamsuddin Arsyad atau yang akrab disapa Haji Isam adalah pengusaha asal Batulicin, Kalsel, pendiri Jhonlin Group yang bergerak di bidang tambang batu bara, sawit, gula, hingga penerbangan. Namanya sempat viral karena dikaitkan dengan berbagai proyek strategis nasional dan beberapa kali terseret dalam pemberitaan hukum.

Siapa sebenarnya Haji Isam?

1. Perjalanan Hidup: Dari Bawah ke Puncak
Haji Isam lahir di Batulicin, Kalimantan Selatan, 1 Januari 1977. Ia anak ke-6 dari 14 bersaudara keturunan bangsawan Bugis asal Bone, Sulawesi Selatan.

Setelah lulus SMA tahun 1996, ia tidak bisa kuliah karena keterbatasan ekonomi. Demi bertahan hidup, ia melakoni berbagai pekerjaan kasar:
Tukang ojek → Sopir truk kayu → Tukang tebang pohon → Buruh bongkar muat

Titik balik hidupnya datang saat ia masuk ke dunia pertambangan batu bara dari seorang pengusaha asal Surabaya.

2. Membangun Kerajaan Bisnis: Jhonlin Group
Dari pengalaman itu, pada 2003 ia mendirikan PT Jhonlin Baratama. Perusahaan ini jadi cikal bakal Jhonlin Group yang kini merambah ke berbagai sektor:

A. Pertambangan dan Pelayaran
`PT Jhonlin Baratama` – Tambang batu bara terbesar di Kalsel
`Jhonlin Marine and Shipping` – Transportasi laut

B. Agribisnis dan Energi
`PT Jhonlin Agro Raya` – Perkebunan kelapa sawit & pabrik biodiesel di Kalsel
`PT Prima Alam Gemilang (PAG)` – Pabrik gula & kebun tebu 20.000 hektare di Bombana, Sultra
`PT Jhonlin Batu Mandiri`

C. Penerbangan & Logistik
`Jhonlin Air Transport` – Maskapai charter
`Jhonlin Logistik`
Bisnis penyewaan jet pribadi

Puncak pengakuan datang saat Presiden Joko Widodo meresmikan langsung pabrik gula di Bombana dan pabrik biodiesel di Kalsel pada Oktober 2021.

3. Kiprah Politik
Di politik, Haji Isam pernah menjabat Wakil Bendahara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019. Kedekatan dengan lingkaran kekuasaan membuatnya sering dikaitkan dengan proyek-proyek strategis pemerintah.

4. Sederet Kontroversi yang Pernah Membelit
Di balik kesuksesannya, nama Haji Isam juga beberapa kali terseret kasus:

1. Dugaan Suap Pajak 2021
Namanya disebut dalam sidang Tipikor Jakarta. Saksi menyebut ada permintaan merekayasa pajak `PT Jhonlin Baratama` jadi Rp10 miliar “atas perintah Haji Isam”.
Kuasa hukumnya membantah dan menyebut ia hanya pemegang saham tanpa urusan operasional.

2. Proyek Pabrik Gula Bombana
Proyek 20.000 Ha ini disorot karena izin konsesi lahannya dinilai menabrak tata ruang. Proyek ini juga dikaitkan dengan Amran Sulaiman, Menteri Pertanian 2014-2019 yang merupakan sepupu Haji Isam.

3. Dugaan Kasus Suap Kalsel
Namanya sempat dikaitkan dengan kasus dugaan suap proyek yang menjerat mantan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, yang merupakan pamannya. Pihak pengacara menegaskan tidak ada hubungan bisnis.

5. Posisi Saat Ini
Hingga Agustus 2026, Haji Isam tetap menjadi salah satu pengusaha paling berpengaruh di Kalimantan. Kekayaannya menempatkannya sebagai “Crazy Rich” Kalsel.

Saat namanya diisukan jadi koordinator karhutla, Mensesneg Prasetyo Hadi tegas membantah:
“Enggak ada. Tidak ada. Tidak benar itu.”

Pemerintah menegaskan koordinator resmi adalah pejabat negara: Menko Polkam, Menko PM, dan KSAD.**

VIDEO REKOMENDASI:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REDAKSI: JL. KH. MAS MANSYUR NO. 122 B, KEL. KARET TENGSIN, KEC. TANAH ABANG KOTA JAKARTA PUSAT - WA: 0856 9118 1460  
EMAIL: [email protected]
NKRIPOSTCO ©Copyright 2026 | All Right Reserved