Megawati Soekarnoputri Kunjungi Timor Leste, Disambut Ramos Horta dan Xanana Gusmao
Diterbitkan Kamis, 9 Juli, 2026 by NKRIPOST

NKRIPOST JAKARTA – Presiden Ke-5 Republik Indonesia yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri tiba di Bandara Internasional Presidente Nicolau Lobato, Dili, pada Rabu pukul 16.10 waktu setempat dalam rangka kunjungan resmi ke Timor Leste.
Dikutip dari keterangan tertulis PDIP yang diterima di Jakarta, Rabu (8/7), kedatangan Megawati disambut oleh Direktur Jenderal Urusan Protokol dari Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama Timor Leste Josefina Tilman, yang juga mendampingi Megawati turun menuju apron bandara.
Kedatangan Megawati juga disambut ajaran pejabat tinggi Timor Leste, di antaranya Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Pariwisata, dan Lingkungan Hidup Timor Leste Francisco Kalbuadi Lay. Turut hadir Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Timor Leste Mardiana Warnares.
Prosesi penyambutan dilanjutkan dengan berjalan di atas karpet merah, di mana Megawati diapit oleh pasukan tradisional Moradores yang disiapkan oleh Kantor Penghubung Militer (Casa Militar) Kepresidenan Timor Leste.
Megawati juga didampingi keluarganya, seperti Puti Guntur Soekarnoputri dan Romy Soekarno serta jajaran partai, yakni Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP PDIP Bintang Puspayoga.
Megawati lalu berjalan menuju sejumlah tokoh yang sudah lebih dulu bersiap untuk menerima kunjungannya, yaitu Presiden Timor Leste Jose Ramos-Horta, Perdana Menteri Rala Xanana Gusmao, Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Bendito dos Santos Freitas, dan Kepala Staf Kepresidenan Henriqueta M. da Silva.
Dari pihak Indonesia, sejumlah petinggi PDI Perjuangan seperti Ketua DPP PDIP yang juga Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Andreas H. Pareira, Ketua DPP PDIP bidang Luar Negeri Ahmad Basarah, dan Kepala Badan Riset dan Analisis Kebijakan Pusat Partai Andi Widjajanto, juga ikut dalam delegasi penyambutan.
Setelah bersalaman dengan Ramos Horta, Xanana, dan pejabat Timor Leste lainnya, Megawati lalu disambut dengan tarian adat setempat. Megawati tampak menyapa para penari dengan senyuman manisnya.
Setelah itu, Megawati berjalan lagi dan dua orang gadis berpakaian adat setempat mempersembahkan buket bunga dan kain adat berwarna merah. Salah seorang anak perempuan kecil yang menyambutnya lalu mengalungkan kain tais.
Megawati lalu mengajak kedua anak perempuan itu berjalan bersama. Ia menggandeng tangan kedua putri Timor itu di kanan dan kirinya dan berjalan bersama ke arah gedung kedatangan di bandara. Ramos-Horta, Xanana, dan seluruh yang hadir menyambut, mengikuti di belakang.
Suasana hangat dan meriah tidak hanya terasa di dalam area bandara. Saat iring-iringan kendaraan Megawati mulai bergerak keluar dari kompleks Bandara Internasional Presidente Nicolau Lobato, ribuan anak sekolah telah bersiap di sepanjang jalan dari bandara menuju tempat penginapan.
BACA JUGA:
Megawati Soekarnoputri: Pak Prabowo sama saya Bersahabat, Tapi kan harusnya Dipisahkan
Dengan penuh antusias, para pelajar tersebut mengibas-ngibaskan bendera kedua negara sebagai bentuk penghormatan dan sambutan hangat dari generasi muda Timor Leste untuk menyambut kehadiran pemimpin perempuan pertama Indonesia tersebut.
Untuk diketahui, kunjungan kenegaraan Megawati ini akan berlangsung hingga 10 Juli 2026. Agenda utamanya adalah menerima penghargaan tertinggi Grand Collar of Timor Leste atas jasanya dalam memajukan hubungan bilateral dan rekonsiliasi kedua negara dari Presiden Ramos-Horta.
Selama kunjungannya, Megawati juga dijadwalkan mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Ramos-Horta dan Perdana Menteri Xanana Gusmao. Rangkaian lawatan ini juga diisi dengan kunjungan ke situs bersejarah.
“Ibu Megawati menerima penghargaan ini atas jasanya membuka peta jalan menuju rekonsiliasi antara Indonesia dan Timor Leste, tatkala pada 20 Mei 2002, sebagai Presiden Republik Indonesia, beliau mengunjungi Timor Leste untuk menghadiri peringatan hari kemerdekaan Timor Leste,” kata Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. ***Antara
