NKRIPOST

NKRIPOST – VOX POPULI PRO PATRIA

Pekerja Bangunan Tewas Tersengat Listrik di TTS, Keluarga Tolak Autopsi

Listen to this article

Diterbitkan Selasa, 4 Agustus, 2026 by NKRIPOST

Ilustrasi

NKRIPOST TTS — Seorang pekerja bangunan berinisial SK (31) meninggal dunia diduga akibat tersengat aliran listrik saat bekerja di Desa Mnelaanen, Kecamatan Amanuban Timur, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (3/8/2026).

Peristiwa itu langsung ditangani Polres TTS dengan melakukan olah TKP dan penyelidikan di lokasi.

Kapolres TTS AKBP Kristyan B. Martino, S.H., S.I.K., M.M., CELM., menjelaskan korban saat itu sedang mengerjakan pemasangan lisplang di sebuah rumah yang masih tahap pembangunan di wilayah Taehue, Desa Mnelaanen.

“Korban bersama beberapa rekan sedang bekerja di atas atap. Saat itu terminal listrik untuk mesin bor mengalami gangguan. Korban berinisiatif memperbaikinya,” ujar Kapolres Kristyan, Selasa (4/8/2026).

Diduga tanpa menyadari aliran listrik masih terhubung, SK memegang kabel pada terminal yang terbuka. Naas, korban tersengat arus listrik dan terjatuh di atas atap.

BACA JUGA:

Sehari Resmi Berkantor, Kapolres TTS Langsung Turun ke TKP Pembunuhan Gustaf Nabuasa dan Kerusuhan di Amanuban Selatan

Rekan kerja yang panik langsung memutus aliran listrik dan menolong korban. SK kemudian dilarikan ke UPT Puskesmas Oe’ekam. Namun nyawa korban tidak tertolong.

“Setelah diperiksa tenaga medis, korban dinyatakan meninggal dunia,” jelas AKBP Kristyan.

Tim Satreskrim Polres TTS yang turun ke lokasi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya:
1. Kabel listrik sepanjang ±30 meter
2. Terminal listrik yang mengalami kerusakan
3. Peralatan kerja milik korban

Dari hasil pemeriksaan luar oleh tenaga kesehatan, ditemukan luka melepuh pada jempol tangan kiri yang diduga titik masuk arus listrik, serta beberapa luka lecet di tubuh korban.

“Dari keterangan saksi dan hasil awal, dugaan sementara korban tersengat saat memperbaiki terminal dalam kondisi masih berarus. Namun semua fakta tetap kami dokumentasikan sesuai prosedur,” terang Kapolres.

Setelah berkoordinasi dengan keluarga, pihak keluarga menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah SK kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan sesuai adat.

BACA JUGA:

Keluarga Gustaf Nabuasa Desak Polres TTS Usut Dugaan Pembunuhan Berencana Sebut Joker Merah, Minta Pihak CV Diperiksa

AKBP Kristyan mengimbau seluruh pekerja konstruksi dan tukang bangunan di TTS agar lebih berhati-hati saat bekerja dengan instalasi listrik.

“Kami ingatkan masyarakat, pastikan sumber listrik sudah diputus sebelum memperbaiki kabel, terminal, atau peralatan elektronik. Jangan pernah menyepelekan keselamatan kerja. Satu kelalaian kecil bisa berakibat fatal,” tegasnya.

Polres TTS memastikan penanganan dilakukan profesional sesuai SOP. Hingga saat ini situasi kamtibmas di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REDAKSI: JL. KH. MAS MANSYUR NO. 122 B, KEL. KARET TENGSIN, KEC. TANAH ABANG KOTA JAKARTA PUSAT - WA: 0856 9118 1460  
EMAIL: [email protected]
NKRIPOSTCO ©Copyright 2026 | All Right Reserved