Bupati Belu Willy Lay Lepas 77 Kontingen Pramuka Menuju Jamda X NTT dan Jamnas XII, Ini Pesan Tegasnya!
Diterbitkan Jumat, 24 Juli, 2026 by NKRIPOST

NKRIPOST, ATAMBUA – Bupati Belu, Willybrodus Lay, S.H. yang juga menjabat Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Belu, secara resmi melepas Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Belu untuk mengikuti Jambore Daerah (Jamda) X Nusa Tenggara Timur dan Jambore Nasional (Jamnas) XII.
Upacara pelepasan berlangsung khidmat di Lapangan Umum Kota Atambua, Kabupaten Belu, Jumat (24/7/2026) sore. Prosesi ditandai dengan penyerahan bendera pataka dari Bupati Belu kepada Ketua Kontingen, Godefridus Zufri Ngampu, S.Pd., M.M.
Kontingen Kwarcab Gerakan Pramuka Belu berjumlah 77 orang. Rinciannya: 23 Pramuka Penggalang Putra dari 21 regu, 33 Pramuka Penggalang Putri, 6 pembina pendamping, 1 pimpinan kontingen, dan 14 peninjau.
Seluruh peserta merupakan kader terbaik pilihan dari gugus depan se-Kabupaten Belu yang telah melalui proses seleksi dan pembinaan intensif.
“Kalian adalah duta Kabupaten Belu. Kalian mewakili seluruh masyarakat Belu di tingkat provinsi dan nasional. Jaga nama baik daerah, tunjukkan karakter Pramuka yang disiplin, tangguh, dan berwawasan kebangsaan,” pesan Bupati Willy Lay.
Jambore Daerah X NTT akan berlangsung pada 27 Juli – 2 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan Kelurahan Kolhua, Kota Kupang.
Selanjutnya, kontingen terpilih akan melanjutkan ke Jambore Nasional XII pada 13 – 20 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur.
Dalam amanatnya, Bupati Belu menekankan 3 hal penting kepada seluruh peserta:
1. Jaga Nama Baik Belu: “Sebagai perwakilan, sikap, ucapan, dan perilaku kalian adalah cerminan orang Belu. Tunjukkan etika dan sportivitas tinggi.”
2. Jaga Kebersihan: “Sebagai Pramuka, kita dituntut cinta lingkungan. Jangan buang sampah sembarangan. Buang pada tempatnya dan tinggalkan lokasi perkemahan lebih bersih dari sebelumnya.”
3. Tunjukkan Prestasi: “Raih prestasi terbaik, pererat persaudaraan, dan pulang dengan membawa pengalaman serta ilmu baru untuk Belu.”
“Ini kebanggaan. Tidak semua anak bisa terpilih. Gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya,” tegasnya.
BACA JUGA:
Bupati Belu Curhat Kesenjangan Informasi Antara Pemerintah dan Masyarakat Direspon Kopinus: Evaluasi Kadis Kominfo
JAMBORE SEBAGAI SARANA PEMBINAAN KARAKTER
Ketua Kontingen Kwarcab Gerakan Pramuka Belu, Godefridus Zufri Ngampu, S.Pd., M.M., dalam laporannya menyampaikan bahwa keikutsertaan ini merupakan bagian dari proses pembinaan dan pengembangan karakter generasi muda.
“Tujuan Jambore Daerah adalah membina mental, fisik, pengetahuan, dan keterampilan kepramukaan. Sekaligus mempererat tali persaudaraan antar-Penggalang se-NTT dan se-Indonesia,” ujarnya.
Selain kegiatan inti kepramukaan, kontingen Belu juga akan menampilkan kekayaan budaya lokal NTT melalui parade pangan lokal dan atraksi budaya. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air sekaligus memperkenalkan kearifan lokal Belu di kancah nasional.
Pelepasan kontingen ini turut dihadiri jajaran Kwarcab Pramuka Belu, OPD terkait, orang tua peserta, dan para pembina.***
