Hadiri Harlah Ke-28 PKB, Presiden Prabowo Tegaskan Prabowonomics Adalah Amanat UUD 1945
Diterbitkan Jumat, 24 Juli, 2026 by NKRIPOST

NKRIPOST JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-28 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Kamis (23/7/2026).
Suasana penuh khidmat mengawali rangkaian kegiatan. Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan Mars PKB, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa bersama, serta pembacaan Ijtima Ulama Indonesia sebagai penguatan arah moral dan kebangsaan partai.
Momentum penghormatan kepada para ulama menjadi bagian penting dalam peringatan tersebut. Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar menyerahkan penghargaan kepada lima perwakilan Kiai Khos sebagai bentuk apresiasi atas jasa, pengabdian, dan kontribusi para ulama terhadap perjuangan PKB.
Dalam sambutannya, Muhaimin menyampaikan tema Harlah PKB tahun ini adalah “Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi” yang dipadatkan dalam satu istilah, yakni “Prabowonomics”.
Menurutnya, tema tersebut merupakan bentuk rasa syukur sekaligus komitmen PKB untuk mengawal arah baru ekonomi nasional agar Indonesia menjadi bangsa yang mandiri dan kokoh.
“Tema ini sebagai rasa syukur dan kesungguhan PKB untuk terus bersama-sama membawa arah baru ekonomi nasional, untuk terus menjadi kekuatan bangsa yang mandiri dan kokoh berdasarkan kekuatan sendiri. Dan kami semua PKB terinspirasi dengan semangat dan kesungguhan Bapak Presiden untuk terus mengawal arah baru ekonomi di tengah berbagai tantangan yang tidak mudah, baik geoekonomi maupun geopolitik,” ujar Muhaimin.
Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi dan rasa haru atas sambutan PKB. Ia mengapresiasi dukungan PKB terhadap arah baru kebijakan ekonomi yang tengah dijalankan pemerintah.
“Saya ingin sampaikan penghormatan saya, ucapan terima kasih saya atas kehormatan yang besar diberikan kepada saya untuk hadir dalam acara ini. Saya sungguh merasa bahagia dan merasa terharu hadir di acara malam hari ini. Saya terharu karena PKB dalam hari ulang tahunnya dengan begitu tegas menyampaikan dukungan kepada arah baru ekonomi kita,” ujar Presiden.
Menanggapi istilah “Prabowonomics”, Kepala Negara menegaskan arah perjuangan ekonomi yang ia usung bukan gagasan pribadi, melainkan implementasi cita-cita pendiri bangsa.
“Ketegasan perjuangan saya, keyakinan saya itu adalah keyakinan saya terhadap cita-cita pendiri bangsa. Keyakinan saya terhadap Proklamasi 17 Agustus 1945. Keyakinan saya terhadap Undang-Undang Dasar negara kita. Keyakinan saya terutama kepada Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 dan Pasal 34 Undang-Undang Dasar kita, itu keyakinan saya. Gagasan saya tidak ada yang baru. Gagasan saya tidak ada yang luar biasa. Gagasan saya hanya ingin menegakkan Undang-Undang Dasar kita,” ucap Presiden.
BACA JUGA:
KOPINUS Desak Presiden Prabowo Turun Tangan Atasi Jalan Berlumpur Di Lubuk Rasam Solok Yang Terisolir Sejak Merdeka
Presiden mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga persatuan dan bekerja bersama mewujudkan keadilan sosial melalui pembangunan ekonomi yang berlandaskan konstitusi.
Ia menekankan kemajuan Indonesia hanya dapat dicapai apabila seluruh kekuatan bangsa bergotong royong memastikan kekayaan nasional dikelola sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat, sebagaimana amanat para pendiri bangsa.
“Mari kita berjuang bersama untuk bangsa dan rakyat Indonesia,” tutupnya.***
