Polres Tulungagung Selidiki Aduan Dugaan Penipuan Pendirian Dapur SPPG, Nama Plt Bupati Ahmad Baharudin Terseret
Diterbitkan Rabu, 22 Juli, 2026 by NKRIPOST

NKRIPOST TULUNGAGUNG – Satreskrim Polres Tulungagung tengah mendalami aduan masyarakat terkait dugaan penipuan dalam proses pendirian *Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)* di Kabupaten Tulungagung. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan.
*Kasatreskrim Polres Tulungagung AKP Andi Wiranata Tamba* membenarkan pihaknya telah menerima aduan dan kini fokus melakukan pengumpulan bahan keterangan.
“*Kami menerima aduan terkait dugaan penipuan pendirian dapur SPPG. Saat ini masih dalam tahap pendalaman*,” kata Andi di Tulungagung, *Selasa 21/7/2026*.
Nama Plt Bupati Tulungagung Disebut dalam Aduan
Dalam aduan tersebut, nama Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin turut disebutkan sebagai pihak yang diadukan.
Meski demikian, Andi menegaskan penyidik belum menyimpulkan ada atau tidaknya unsur tindak pidana. Saat ini fokus masih pada pengumpulan keterangan dan alat bukti.
Penyidik juga telah memanggil sejumlah saksi. Salah satu saksi berinisial E disebut belum memenuhi panggilan penyidik.
Berdasarkan keterangan pelapor, ia dijanjikan mendapatkan lokasi pendirian dapur SPPG di Desa Mangunsari, Kecamatan Kedungwaru.
BACA JUGA:
Aneh Bin Ajaib SPPG BGN Di Cilacap: 100 Dapur MBG Fiktif Terungkap, Lokasi Tercatat di Hutan Hingga Tengah Kuburan
Untuk itu, pelapor mengaku telah menyerahkan uang sebesar Rp50 juta kepada terlapor. Selain itu, pelapor juga membangun dapur SPPG dengan biaya sekitar Rp900 juta.
“Hingga pembangunan selesai, realisasi yang dijanjikan belum diperoleh,” kata Andi mengutip keterangan pelapor.
Dengan demikian total kerugian yang dilaporkan mencapai sekitar Rp950 juta.
Hingga saat ini Satreskrim Polres Tulungagung masih terus melakukan penyelidikan. Penyidik akan menentukan terlebih dahulu apakah dalam perkara ini terdapat unsur tindak pidana atau tidak sebelum menaikkan status ke penyidikan.
“Kami masih mengumpulkan keterangan dari para pihak terkait untuk memastikan peristiwa ini,” pungkas Andi. ***
