NKRIPOST

NKRIPOST – VOX POPULI PRO PATRIA

Misteri Kematian Gustaf Nabuasa Warga Desa Bena TTS, Diduga Pembunuhan Berencana 

Listen to this article

Diterbitkan Selasa, 21 Juli, 2026 by NKRIPOST

Ilustrasi

NKRIPOST TTS – Keluarga besar almarhum Gustaf Nabuasa melalui juru bicara Jublina Widiyanti Kase, SH membeberkan kronologi lengkap peristiwa yang berujung pada meninggalnya Gustaf. Keluarga menduga kuat kasus ini merupakan pembunuhan berencana.

Pernyataan itu disampaikan di Kota Soe, Senin 20/7/2026, terkait Laporan Polisi Nomor: LP/B/20/VI/2026/SPKT/Polsek Amanuban Selatan/Polres TTS/Polda NTT.

Jublina, sapaan akrab Jublina Kase, memaparkan rangkaian peristiwa sejak 15 Februari 2026.

“Awalnya pada 15 Februari 2026, inisial A datang menemui Apner Nabuasa dan menyampaikan informasi mengenai adanya dugaan rencana pembunuhan terhadap Gustaf Nabuasa, Apner Nabuasa, dan Charles Nabuasa,” kata Jublina.

Informasi itu kemudian diteruskan kepada Gustaf. Beberapa hari setelahnya, Gustaf disebut meminta perlindungan ke Kapolsek Amanuban Selatan setelah bersama warga melaporkan Osenom pada 14 Maret 2026.

Dalam pertemuan di Polsek, keluarga menyebut Gustaf sempat menyampaikan peringatan:
“Kalau terjadi apa-apa terhadap diri saya atau kendaraan saya dilempar, maka ini orangnya.”
Pernyataan itu disampaikan di hadapan sejumlah pihak.

Menjelang kejadian, Gustaf beberapa kali berkomunikasi via WhatsApp dengan Apner soal aktivitas pencetakan lahan sawah baru di Desa Bena. Dalam percakapan itu, Gustaf menyebut ada penolakan dari masyarakat terhadap pekerjaan yang berlangsung.

Keluarga juga mengungkap Gustaf pernah bercerita soal permintaan bantuan satu unit dump truck tanpa uang muka, permintaan “uang rokok”, hingga penyediaan suku cadang kendaraan dari salah satu kepala desa. Sebagian permintaan disebut tidak dipenuhi.

Saksi Agustinus Taopan menyebut sebelum 3 Juni 2026 terjadi 3 kali pertemuan pada 31 Mei – 2 Juni 2026 di lokasi berbeda. Dalam pertemuan itu ia melihat kendaraan milik salah seorang yang disebut dalam kronologi selalu berada di lokasi.

BACA JUGA:

Polisi Pastikan Pasangan Kekasih Pelaku Buang Bayi Di Bendungan Haekrit Belum Menikah: Perempuan Berstatus Mahasiswi

Detik-detik Insiden 3 Juni 2026
Puncaknya terjadi Selasa 3 Juni 2026 sekitar pukul 13.01 WITA. Gustaf menerima pesan bahwa pekerjaan pencetakan lahan dihentikan oleh masyarakat yang mengaku pemilik lahan. Gustaf membalas akan turun ke lokasi.

Tak lama kemudian terjadi insiden yang mengakibatkan 3 orang korban: Gustaf Nabuasa, Charles Nabuasa, dan Agustinus Taopan.

Gustaf dan Charles lalu dibawa dengan kendaraan milik pelaksana pekerjaan menuju Polsek Amanuban Selatan, kemudian diarahkan ke Puskesmas Panite.

Keluarga menyoroti lambatnya penanganan medis.

“Kami mempertanyakan mengapa korban belum segera dirujuk, padahal kondisinya sudah kritis,” ujar Jublina.

Menurut keluarga, saat di Puskesmas Panite kondisi Gustaf sudah tidak sadar dan mengalami luka di bagian kepala. Ambulans baru tiba 1,5 jam kemudian. Dalam perjalanan ke RSUD Soe, oksigen di ambulans sempat habis sehingga ambulans harus berhenti di Puskesmas Siso untuk ganti tabung oksigen.

Setelah ditangani di RSUD Soe, Gustaf dirujuk ke RSUP Prof. Dr. Ben Mboi Kupang dan dirawat intensif di ICU. Gustaf akhirnya meninggal dunia pada 9 Juli 2026.

Atas rangkaian peristiwa itu, keluarga meyakini ini bukan sekadar dugaan penganiayaan.
“Kami menyatakan ini diduga pembunuhan berencana,” tegas Jublina.

Keluarga berharap penyidik mengusut tuntas dan mengungkap seluruh fakta, termasuk siapa dalang dan motif di balik peristiwa ini.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres TTS AKP I Wayan Pasek Sujana, S.H., M.H. mengatakan penyidik masih terus mengembangkan perkara tersebut.

“Kami terus melakukan/mengembangkan perkara ini,” kata AKP Pasek, dilansir dari Deteksi NTT, Selasa 21/7/2026*. ***

VIDEO REKOMENDASI:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REDAKSI: JL. KH. MAS MANSYUR NO. 122 B, KEL. KARET TENGSIN, KEC. TANAH ABANG KOTA JAKARTA PUSAT - WA: 0856 9118 1460  
EMAIL: [email protected]
NKRIPOSTCO ©Copyright 2026 | All Right Reserved