Satgas PRR Percepat Pembangunan 1.360 Huntap di Padang Sidimpuan dan Tapsel, Target Selesai 2026
Diterbitkan Rabu, 15 Juli, 2026 by NKRIPOST

NKRIPOST PADANG SIDIMPUAN – Wakil Ketua 1 Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana/Satgas PRR Letjen TNI Richard Tampubolon, S.H., M.M melakukan kunjungan kerja ke Kota Padang Sidimpuan dan Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Selasa (14/7/2026).
Kunjungan ini untuk memastikan percepatan pembangunan Hunian Tetap/Huntap bagi warga terdampak bencana di Sumut.
Turut hadir dalam rombongan: Marsda TNI M. Nurdin, Deputi IV Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Rony Ariuly Hutahayan, Direktur Bina Teknik Perumahan Kemen PKP Syamsiar Nurhayadi, Direktur Pembangunan Jembatan Kemen PU Gatot Sukmara, Plt. Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Kemensos Masryani Mansyur, dan Direktur Penanganan Darurat Wilayah III BNPB Nelwan Harahap.
Rombongan bertolak dari Lanud Halim Perdanakusuma menggunakan pesawat Boeing A7304 TNI AU menuju Bandara Silangit. Dari sana dilanjutkan ke Helipad Yonif 123/Rajawali untuk melaksanakan groundbreaking pembangunan Huntap di eks lahan PTPN IV, Desa Palopat Pijorkoling dan Huta Koje Pijorkoling, Kec. Padang Sidimpuan Tenggara.
Total lahan yang disiapkan seluas 27 hektare. Rinciannya: 15 hektare untuk perumahan, 7,5 hektare untuk fasilitas umum dan jalan, serta 4,5 hektare ruang terbuka hijau.
“Keberhasilan ini bukti nyata sinergi semua pihak. Awalnya pembangunan massal direncanakan 2027. Atas permohonan Pemkot Padang Sidimpuan dan dukungan berbagai pihak, kita majukan jadi 2026,” ujar Letjen Richard.
Sebagai tahap awal, sebanyak 200 unit Huntap akan dibangun tahun ini. Terdiri dari 100 unit dukungan Pemprov Sumut dan 100 unit dukungan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.
Secara keseluruhan, kawasan ini ditargetkan menampung 1.133 unit Huntap.
“Ini tindak lanjut arahan Bapak Presiden dan Kasatgas. Dokumen rencana induk rehabilitasi dan rekonstruksi sudah selesai dan menjadi acuan di lapangan,” tegasnya.
Usai dari Padang Sidimpuan, rombongan bertolak ke Helipad PTPN IV Batang Toru. Di Desa Hapesongan, Kec. Batang Toru, Kab. Tapanuli Selatan, rombongan meninjau Huntara dan Huntap serta menyerahkan bantuan sembako kepada 214 Kepala Keluarga calon penghuni.
214 KK tersebut saat ini masih tinggal di hunian sementara di Desa Perkebunan Hapesong Eks PTPN IV. Mereka berasal dari Desa Simatohir, Kec. Angkola Sangkunur dan Desa Panobasan Lombang, Kec. Angkola Barat.
BACA JUGA:
Kasum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon Tinjau Pembangunan Huntara-Huntap di Tapanuli Selatan
Di lokasi ini disiapkan lahan seluas 5 hektare untuk 227 unit Huntap. Pembangunan dilakukan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia sebagai mitra strategis pemerintah.
“Atas nama TNI dan Satgas PRR, saya sampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Tzu Chi dan semua pihak yang peduli membantu masyarakat,” kata Letjen Richard.
Berdasarkan peninjauan, pematangan lahan Blok A sudah selesai dan siap masuk konstruksi fisik. Blok C masih dalam proses pematangan dan terus dipercepat.
Letjen Richard menekankan, kualitas dan keselamatan menjadi prioritas.
“Saya harap koordinasi dan sinergi terus dijaga. Rumah yang dibangun harus memenuhi standar aman, nyaman, dan tahan bencana,” katanya.
Ia juga meminta Pemkab Tapsel bersama kementerian terkait mengintegrasikan program pemberdayaan. Mulai dari sarana prasarana, ekonomi, keterampilan, hingga lapangan kerja.
“Tujuannya agar kawasan Huntap Hapesong tidak hanya jadi tempat tinggal, tapi tumbuh menjadi permukiman yang mandiri, produktif, dan sejahtera,” tutupnya.
Rombongan juga meninjau Jembatan Garoga, Kab. Tapanuli Selatan sebagai bagian dari pemulihan infrastruktur pascabencana.
(*)
