Pendapatan Dua Usaha Milik Desa Sennah Kecamatan Pangkatan Kabupaten Labuhanbatu Dipertanyakan
Diterbitkan Selasa, 10 Oktober, 2023 by NKRIPOST

NKRIPOST.Co, LABUHANBATU – Pendapatan dua usaha milik desa Sennah Kecamatan Pangkatan Kabupaten Labuhanbatu Propinsi Sumatera Utara ditahun 2022 dipertanyakan.Padahal, kedua usaha desa itu sampai saat ini aktif dan memiliki pelanggan yang tetap.
Kedua usaha itu, Perusahaan Air Minum Desa (Pamdes) dan Penyeberangan sungai (Panton) yang sudah beroperasi sejak tahun 2020 lalu dan memberdayakan delapan orang pekerja.
Kalau melihat Pendapatan desa Sennah dari papan informasi APBDES tahun anggaran 2022 yang masih terpajang didepan kantor desa tersebut.Disitu dituliskan, bahwa total pendapatan desa sennah ditahun 2022 sebesar Rp 2.501.054.448.Salah satunya dari Pendapatan Asli Desa (PAD) sebesar Rp1.000.000,(satu juta rupiah)
Horas, Kades Sennah kecamatan Pangkatan Kabupaten Labuhanbatu Propinsi Sumatera Utara membenarkan bahwa PAD yang dituliskan dipapan APBDes tahun anggaran 2023 sebesar satu juta rupiah, Selasa,(10/10/2023)
“Ditahun 2022, kepala desa saat itu dijabat PJ”,ujarnya.
Dipaparkannya, desa Sennah memiliki dua usaha yang dikelola desa yaitu Perusahaan Air Minum (PAM) desa dan satu unit panton untuk menyeberang sungai.”Kedua usaha itu milik desa, Pamdes dan panton penyeberangan sudah ada sejak tahun 2020″ ujar Horas.
Sebelumnya, pelanggan Pamdes sekitar 300 kepala keluarga dan setiap pelanggan diwajibkan membayar retribusi air sebesar Rp 40 ribu/KK atau pelanggan.”Ditahun 2023, penarikan retribusinya dirubah dengan sistem jumlah pemakaian air, dua ribu setiap pemakaian satu meter air.Sekarang jumlah pelanggan bertambah” ujarnya.
BACA JUGA:
Kasus Terbakar Mobil Wartawan Di Labuhanbatu, Bid Labfor Polda Sumut Olah TKP
Polres Labuhanbatu Amankan Bandar Sabu Antar Provinsi dan Sabu 3.7 KG
Polres Labuhanbatu Ringkus 3 Pelaku Pengeroyokan Yang Mengakibatkan Luka Berat Dan Meninggal Dunia
Horas tidak menjelaskan berapa hasil yang didapat dari Panton, namun katanya penarikan retribusi berdasarkan jumlah sepeda motor yang diseberang kan.
“Satu unit sepeda motor dikenakan biaya dua ribu rupiah, sedangkan orang tidak dikenakan biaya.Terserah berapa yang diberikan, tidak ada patokan harga” ujar Horas menjawab wartawan.
Horas juga menjelaskan kalau uang retribusi air dan panton tersebut digunakan untuk membayar gaji delapan orang pekerja di kedua usaha tersebut. “Pendapatan dua usaha itu, dipergunakan desa untuk membayar gaji delapan orang pekerja, termasuk yang mengemudikan panton.Setiap pekerja diberi gaji sebesar Rp 1.200.000 (satu juta dua ratus) perbulannya dan untuk memperbaiki pipa air yang bocor” ujarnya.
Perlu diketahui, Horas sudah menjabat tiga periode sebagai kades Senah setelah memenangkan Pilkades ditahun 2022 dan menjabat kembali sebagai kepala desa Sennah untuk yang ketiga kalinya setelah dilantik diakhir tahun 2022 lalu.(ACD)
