NKRIPOST

NKRIPOST – VOX POPULI PRO PATRIA

Gubernur Sumbar: Pendidikan Investasi Terbaik untuk Putus Rantai Kemiskinan, 390 Siswa Mulai Belajar di Sekolah Rakyat Dharmasraya

Listen to this article

Diterbitkan Sabtu, 1 Agustus, 2026 by NKRIPOST

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Buka MPLS Sekolah Rakyat: Pendidikan Gratis

NKRIPOST DHARMASRAYA – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menegaskan pendidikan adalah investasi jangka panjang paling efektif untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Komitmen itu diwujudkan melalui Program Sekolah Rakyat yang kini resmi beroperasi di Kabupaten Dharmasraya.

Pernyataan tersebut disampaikan Mahyeldi saat membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah / MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 di Sekolah Rakyat Terintegrasi / SRT 3 Dharmasraya, Nagari Sungai Kambut, Kecamatan Pulau Punjung, Jumat (31/7/2026).

Pada hari pertama, sebanyak 390 siswa dari berbagai daerah di Sumbar resmi memulai pendidikan berasrama 100% gratis di sekolah yang dibangun pemerintah pusat.

Rinciannya:
1. 268 siswa dari Kabupaten Dharmasraya
2. 60 siswa dari Kabupaten Solok
3. 60 siswa dari Kota Padang
4. 1 siswa SD dari Kabupaten Padang Pariaman
5. 1 siswa SMP dari Kota Bukittinggi

Seluruh peserta didik dipilih melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) secara objektif, transparan, dan akuntabel. Prioritas diberikan kepada anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang paling efektif untuk memutus rantai kemiskinan. Melalui Sekolah Rakyat, anak-anak dari keluarga kurang mampu memperoleh kesempatan yang sama untuk menggapai masa depan yang lebih baik,” kata Mahyeldi.

Menurutnya, Sekolah Rakyat bukan hanya soal ruang kelas. Program ini adalah instrumen negara untuk meningkatkan kualitas SDM sekaligus mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045 dengan melahirkan generasi unggul, berkarakter, dan berdaya saing.

Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani mengaku terharu. Dua bulan lalu lokasi ini masih berupa lahan kosong.

“Alhamdulillah, saya melihat langkah-langkah kecil anak-anak bangsa menuju masa depan yang lebih baik. Mereka kini memiliki kesempatan untuk tumbuh sejajar, cerdas bersama, dan menggapai cita-cita yang selama ini mungkin terasa jauh,” ujar Annisa.

Ia menjelaskan, proses pembangunan tidak mudah. Pemkab Dharmasraya harus berkoordinasi lintas kementerian: Kemensos sebagai pelaksana program dan KemenPU untuk penyelesaian administrasi lahan aset Ditjen SDA.

Perjuangan itu membuahkan hasil. SRT 3 Dharmasraya dibangun dengan nilai investasi Rp 244,32 miliar dan mulai beroperasi tahun ini.

Annisa menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto, Gubernur Mahyeldi, Wagub Vasco Ruseimy, Mensos Saifullah Yusuf, dan Menteri PU Dody Hanggodo atas dukungan percepatan pembangunan.

Selain akses pendidikan, Mahyeldi juga menyoroti pelaksanaan MPLS. Ia meminta sekolah menjadikan MPLS sebagai momentum pembentukan karakter, disiplin, dan kepercayaan diri.

“Sekolah harus menjadi lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak. MPLS harus edukatif, kreatif, menyenangkan, serta bebas dari praktik perpeloncoan, intimidasi, maupun kekerasan,” tegasnya.

Pesan itu disambut Forkopimda, kepala daerah, tenaga pendidik, dan orang tua yang hadir dalam pembukaan.

BACA JUGA:

Pisah Sambut Kapolres Solok Arosuka, Bupati Jon Firman Pandu: Sinergi Jadi Modal Utama Membangun Daerah

Mahyeldi optimistis Sumbar akan kembali melahirkan tokoh-tokoh bangsa melalui program ini. Provinsi yang dikenal sebagai “lumbung” pemimpin nasional itu kini punya ruang baru mencetak generasi hebat.

“Melalui Sekolah Rakyat ini, anak-anak Sumatera Barat bisa menjadi apa pun yang mereka cita-citakan. Saya yakin dari sekolah ini akan lahir generasi-generasi hebat yang akan mengharumkan nama Sumatera Barat dan NKRI,” tutur Mahyeldi.

Bagi masyarakat Dharmasraya, kehadiran Sekolah Rakyat bukan sekadar gedung baru. Ini adalah simbol harapan bahwa pendidikan berkualitas, setara, dan bebas biaya bisa menjadi jalan bagi ratusan anak untuk mengubah nasib keluarga dan memutus lingkaran kemiskinan.

Pembukaan MPLS turut dihadiri Wabup Dharmasraya Leli Arni, unsur Forkopimda, Pemprov Sumbar, Pemkab/Pemko, tokoh masyarakat, dan orang tua siswa.*(Nazwir Koto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REDAKSI: JL. KH. MAS MANSYUR NO. 122 B, KEL. KARET TENGSIN, KEC. TANAH ABANG KOTA JAKARTA PUSAT - WA: 0856 9118 1460  
EMAIL: [email protected]
NKRIPOSTCO ©Copyright 2026 | All Right Reserved