Wartawan Taerudin Diintimidasi, Kades Amang Siap Damaikan
Diterbitkan Minggu, 22 Mei, 2022 by NKRIPOST

NKRIPOST, TANGERANG – Menjadi sosok pemimpin yang senantiasa Ingin menciptakan kedamaian dan keamanan di Lingkungan Pemerintahannya, Kades Sukawali, Kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tangerang Bapak Suratman yang akrab disapa Amang siap memfasilitasi perdamaian terkait adanya dugaan intimidasi yang dialami wartawan media NKRIPOST di sebuah proyek Urukan tanah di Desa Sukawali.
Hal tersebut di sampaikan kades Amang pada sabtu (21/5/2022) Siang kemarin di lokasi warung makan ikan bakar milik kades Amang sendiri di jalan raya Pakuhaji Desa Sukawali Kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.
Pada kesempatan tersebut turut hadir Taerudin bersama beberapa orang, rekan-rekan dari media (wartawan) dan LSM. Kades desa sukawali Amang saat itu mencoba menghubungi via telephone Saudara Rizal, namun Ia belum berkesempatan hadir.
“Rizal Bilang Sekarang sedang di Jati Dan setelah ini akan langsung ke Kronjo.” ujar Kades Amang langsung kala itu jua di sampaikan setelah menutup pembicaraan di Handphone.
Sungguhpun demikian hingga Berita ini diterbitkan belum lagi ada info perkembangan baik dari kades Sukawali dan saudara Rizal.

BACA JUGA:
Dua Kepercayaan Prabowo Ini Beda Soal Pecat Menteri, Fadli Minta Copot Mendag Direspon Dasco
Wartawan Nkripost Di Intimidasi Pemborong Dump Truk Di Sukawali, Polisi Diminta Tegakkan UU Pers
Diberitakan sebelumnya, terkait adanya masalah dugaan intimidasi dan dugaan menghalang – halangi terhadap tugas Wartawan NKRIPOST di urukan tanah di sebuah Lahan Bangunan yang berlokasi di Rt 003/02, Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang-Banten Pada hari jum’at (20/5/2022). Sekitar pukul 16.30Wib, lalu.
Perlakuan tidak menyenangkan yang dilakukan oleh oknum di duga seorang Pengurus jasa armada angkutan dump truk tanah saudara Rizal, kepada seorang wartawan Taerudin berupa tindak kekerasan memaki-maki, menyeret-nyeret lengan tangan kiri memaksa secara arogan untuk di bawa masuk masuk kedalam lahan bangunan yang sedang adanya aktifitas akxavator (beko) menjauh dari amatan kalayak umum yang tidak jelas maksud tujuan-nya, lalu dengan mencoba menghalang-halangi tugas jurnalistik sa’at hendak mengkonfirmasi terkait kegiatan di lapangan (lahan bangunan) tersebut.
Tidak Berhenti disitu saja, berdasarkan keterangan wartawan Taerudin, Rizal pun lebih dari 3× berucap dengan nada mengancam kalau hendak memukul/melemparkan Bangku ke wartawan, dengan sembari terus memaki dengan suara kasar dan tidak sepatutnya.(tim)
TONTON JUGA:
