Pengerjaan Konstruksi Ruas Jalan Payakumbuh – Setangkai Terkesan Lamban, Masyarakat Bingung dan Geram
Diterbitkan Sabtu, 23 Oktober, 2021 by NKRIPOST

NKRI POST, LIMAPULUH KOTA – Masyarakat Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota Provinsi Sumatera Barat dibuat resah dengan Proyek Pengerjaan Konstruksi Ruas Jalan Payakumbuh – Setangkai yang terkesan sangat Lamban.
Hal tersebut dihimpun awak media berdasarkan informasi dari masyarakat, tentang Rekonstruksi pengerjaan jalan dengan ruas Payakumbuh Setangkai, tepatnya di jorong Pakan Raba’a Nagari Batu Payuang, kecamatan Lareh Sago Halaban, kabupaten Lima Puluh Kota Sumatera Barat. Kamis (21/10/2021).
Usai mendapatkan informasi dari masyarakat tersebut, selanjutnya awak media NKRI POST meninjau langsung ke lokasi proyek tersebut, yang di ketahui di kerjakan oleh PT. Sadewa dengan biaya Miliaran rupiah yang berasal dari APBD Provinsi Sumatera Barat tahun 2021.
BACA JUGA:
Kepada awak media di lokasi proyek tersebut, salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya, menyampaikan Proyek itu terkesan lamban dan terkesan sangat tidak profesional.
“Gimana kami nggak kesal, karena pengerjaanya yang begitu lamban dan tidak profesional, setiap hari Macet, aktivitas warga terganggu, tapi apa mau di kata, kami masyarakat awam dan tidak punya kapasitas untuk bicara , namun kami juga sadar, semua ini memang butuh proses dan waktu, sementara pembangunan dan perbaikan jalan ini sudah lama kita impikan, Alhamdulillah sudah dapat terealisasi, tapi tolonglah, mohon kepada instansi terkait untuk pengawasannya lebih serius, dan jika ini tidak kita awasi, tentunya ini akan merugikan kita masyarakat kabupaten Lima Puluh Kota, khususnya Nagari Batu Payuang.” terang warga berusaha menjelaskan.
Selain itu berdasarkan informasi dari masyarakat yang juga enggan di sebutkan namanya tersebut meragukan kekuatan pengecoran jalan.
“Kwalitas dari pengecoran tersebut sangat diragukan kestandarisasiannya bila kita bandingkan dari pengerjaan sebelumnya.” terang salah seorang warga dengan sedikit geram.
BACA JUGA:
Kemudian menurut Warga tersebut juga menambahkan bahwa Menurutnya proyek pekerjaan jalan tersebut tidak akan selesai sesuai waktu pelaksanaan.
“Coba Bayangkan, lebih kurang pengerjaan ini dimulai lebih kurang tiga Bulan yang lalu, baru segini yang terkerjakan. menurut hemat kami, mungkin untuk 2 bulan kedepan belum tentu tuntas, mohon kepada instansi terkait agar ini bisa di tinjau lagi, sebelum semuanya terlambat.” kata warga memaparkan.
BACA JUGA:
PT. Sadewa Karya Tama Temui Pemerintahan Nagari Batu Payuang, Warga sedikit Tenang
Mendapatkan informasi dari masyarakat tersebut, lebih lanjut awak media menghubungi ketua Bamus Nagari Batu Payuang YW. Dt Paduko Sati. Melalui sambungan saluran telepon genggamnya Ketua Bamus menyampaikan akan menindaklanjuti informasi tersebut bersama Walinagari Batu Payuang.
“Besok kami dengan walinagari akan coba cek kelapangan dan akan menemui pihak kontraktor PT Sadewa.” kata YW Dt Padiko Sati.
“Sebelumnya masalah ini, kami juga sudah menyampaikan kepada Dinas PU Provinsi Sumatera Barat, 2 minggu yang lalu, dengan KASI Pemeliharaan Jalan dan Jembatan yang kami temui, dan waktu itu pak Kepala Seksi mengatakan akan menyampaikan kepada Bapak Kabid Teknis, karena menurutnya itu adalah wewenang Bagian Teknis.” kata Ketua Bamus menjelaskan informasi yang di terima dari KASI Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Provinsi Sumatera Barat.
Kemudian, Ketua Bamus Nagari Batu Payuang juga menceritakan bahwa bersama Walinagari Nagari Batu Payuang, Pihaknya juga telah menyampaikan sejumlah keluhan masyarakat kepada Dinas PU Provinsi Sumatera Barat
“Dan Kami dari pemerintahan nagari, Pak Budi Margana SKM selaku Walinagari dan saya, sendiri sebagai Bamus Nagari Batu Payuang telah menyampaikan banyak hal keluhan masyarakat kepada Dinas PU Provinsi Sumatera Barat di Padang, terutama masalah saluran dan Line Over di persimpangan jorong lareh, termasuk masalah pengerjaanya yang terkesan lamban,” Jelas YW. Dt paduko Sati menutup telponya.
BACA JUGA:
Wabup Limapuluh Kota Rizki Kurniawan Nakasri Kunjungi Warga Nagari Batu Payuang, Sampaikan Ini
Lebih lanjut awak media mencoba menghubungi pihak kontraktor PT Sadewa melalui beberapa nomor telepon seluler yang di dapatkan dari warga, namun sayang, nomor yang di hubungi tidak aktif dan di luar jangkauan.
Media sebagai salah satu fungsi kontrol sosial masyarakat berharap kepada Instansi terkait, untuk turun kelapangan langsung mengkroscek keluhan masyarakat serta kebenaran informasi warga ini. kebenaran dan kenyataanya seperti apa, semoga ini bisa jadi perhatian bersama.
NKRI POST YUDI . (**)
