SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
oleh

Warga Perajin Resah Adanya Limbah Pabrik Serbuk Kayu

Limbah Pabrik Serbuk Kayu

Nkripost, Perajin – Banyuasin I – Masyarakat merasa kecewa karena berdampak buruk terhadap kesehatan atas adanya Partikel serbuk kayu sisa pembakaran pabrik di Desa Perajin Kecamatan Banyuasin I Kabupaten Banyuasin

Hal ini dikatakan Roiin S.Hum (25) warga Perumahan Prajen Trade Center, Desa Perajin kepada wartawan Mengatakan bahwa karena asap pabrik dan serbuk kayu sisa pembakarannya itu mengganggu pernapasan warga seputaran pabrik tersebut. Terkhusus membahayakan untuk anak-anak kami.

“Kami sudah lama merasakan ini, Saat beraktivitas diluar rumah kami menemukan serbuk kayu di teras rumah , didalam rumah, atas rumah , atas mobil
kami takut partikel debu nya berdampak buruk terhadap kesehatan,” katanya, senin (25/1/2021) sekira pukul 13.30 WIB.

Lanjut Bang Roi, “Kami berharap agar Pemkab Banyuasin melalui dinas terkait untuk memperhatikan aspirasi masyarakat dengan memberikan solusi terbaik,”tandasnya.

Ditambahkan Karmawan (27) warga Desa Perajin yang berada di ring 1,

Dilanjutkannya, kekecewaan kami selama ini berdampak terhadap kesehatan sangat buruk, tutupnya. Kami warga berharap secepatnya ada solusi terbaik agar kesehatan dan aktivitas tidak terganggu karena sekitar pabrik tersebut sudah menjadi perumahan jadi warga semakin banyak mendapat kena dampak buruknya.,”ungkapnya.

Konfirmasi Pemerintah Desa Melalui Group Whatshap
“Kemaren dari pemerintah Desa, BPD, LPM, pak kadus sdh memanggil pihak perusahaan untuk duduk satu meja membahas Maslah debu yg betebaran di wilayah desa perajin dan sekitarnya, dari pihak perusahaan berusaha untuk mengurangi debu yg bertebaran dan akan melaporkan hal ini ke pihak pimpinan perusahaan dari pihak pemerintahan meminta pertanggung jawaban atas dampak debu yg bertebaran di wilayah desa dan sekitarnya baik masalah air tampungan, air dalam tong, drum, bak serta sumur yg telah terkontaminasi oleh zat kimia debu, serta infeksi kulit, pernapasan untuk sampai sekarang blm ada jawaban yg pasti dari pihak perusahaan terakhir dari pihak pemerintah desa, BPD, LPM, dan Kepala Dusun datang langsung ke PT asal debu yg bertebaran tapi jawaban mereka dari pihak perusahaan hanya meminta maaf atas terjadinya debu yg bertebaran di wilayah warga, semua yg kita sampaikan akan di sampaikan ke pimpinan perusahaan dan pihak manajemen tidak bisa menghadirkan pimpinan perusahaan untuk ketemu dgn pihak pemerintahan, BPD, LPM, dan kepala Dusun dengan alasan takut kesalah pahaman atas bahasa,..ini la informasi yg bisa kami sampaikan.”

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed