NKRIPOST

NKRIPOST – VOX POPULI PRO PATRIA

Fenomena Kursi Terpisah dan Tenda VVIP Kosong Warnai HUT ke-81 RI di Lapangan Upacara Gowa

Listen to this article

Diterbitkan Selasa, 18 Agustus, 2026 by NKRIPOST

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang

NKRIPOST GOWA – Pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Gowa, Senin (17/8/2026), menyuguhkan pemandangan tak biasa. Untuk pertama kalinya, Bupati Gowa Husniah Talenrang dan Wakil Bupati Darmawangsyah Muin duduk terpisah saat detik-detik Proklamasi.

Selain itu, sejumlah kursi di tenda VVIP dan kursi tamu bagian depan tampak kosong hingga upacara selesai.

Biasanya, kursi Bupati dan Wabup selalu berdampingan di barisan terdepan, diapit jajaran Forkopimda dan tamu daerah lainnya. Namun tahun ini penataannya berubah.

Kursi Bupati Gowa berdampingan dengan Ketua DPRD Gowa. Sementara kursi Wabup Gowa berdampingan dengan Kapolresta Gowa dan Dandim 1409 Gowa.

Di tengah kedua blok kursi itu dipisahkan meja panjang dengan vas bunga anggrek putih. Penataan ini membuat jarak antara Bupati dan Wabup cukup berjauhan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari Pemkab Gowa terkait alasan perubahan tata tempat duduk tersebut.

Fenomena lain yang terlihat adalah banyaknya kursi kosong. Sederetan kursi tamu di bagian depan, sejajar dengan kursi Bupati, tidak terisi hingga upacara selesai.

Begitu pula di tenda tamu sayap kanan dan kiri tenda utama. Kursi-kursi di atas panggung tenda VVIP juga banyak yang kosong.

Meski demikian, upacara tetap berlangsung aman, tertib, dan khidmat. Pasukan Pengibar Bendera Pusaka berjumlah 70 orang menjalankan tugasnya dengan baik, mulai dari penjemputan bendera duplikat di tribun utama hingga pengibaran Bendera Merah Putih tanpa kendala.

BACA JUGA:

DPRD Gowa Sepakat Makzulkan Bupati Sitti Husniah, Berkas Dikirim ke MA: Ini 3 Kasus yang Disorot

Fenomena baru lainnya terlihat saat kedatangan dan kepulangan Bupati Gowa. Mobil Alphard hitam yang ditumpangi Bupati Husniah Talenrang dikawal pasukan berkuda berbusana adat Tubarani, baik saat tiba di lapangan maupun saat kembali ke Rumah Jabatan.

Usai upacara, Bupati Gowa mengapresiasi kinerja Paskibraka. “Alhamdulillah, seluruh Paskibraka berhasil menunaikan tugasnya, menaikkan bendera dengan bagus. Mereka telah berlatih sekitar satu bulan dan kita lihat tidak ada kendala satupun,” kata Husniah.

Bupati juga mengajak masyarakat menjaga persatuan. “Saya selalu berpesan kepada masyarakat untuk selalu menjaga momen kemerdekaan ini dengan menjalin silaturahmi satu dengan lainnya. Hindari segala sesuatu yang menyebabkan kita terpecah belah, karena ini adalah momen bersama dalam kemerdekaan,” imbuhnya.

Penataan kursi dan banyaknya kursi kosong ini menjadi perbincangan warga Gowa di media sosial. Sebagian menilai ini bentuk efisiensi dan penataan protokol baru. Sebagian lain menyayangkan karena dianggap kurang menunjukkan kekompakan pimpinan daerah.

Hingga kini belum ada keterangan resmi dari Sekretariat Daerah atau Bagian Protokol Pemkab Gowa terkait perubahan format upacara tahun ini.

Upacara HUT ke-81 RI di Gowa tetap berjalan lancar. Namun dua fenomena baru ini menjadi catatan tersendiri dalam sejarah peringatan kemerdekaan di Kabupaten Gowa.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REDAKSI: JL. KH. MAS MANSYUR NO. 122 B, KEL. KARET TENGSIN, KEC. TANAH ABANG KOTA JAKARTA PUSAT - WA: 0856 9118 1460  
EMAIL: [email protected]
NKRIPOSTCO ©Copyright 2026 | All Right Reserved