3 Minggu Tak Keluar Rumah, Lansia di Kelapa Gading Ditemukan Tewas di Kama
Diterbitkan Jumat, 31 Juli, 2026 by NKRIPOST

NKRIPOST JAKARTA – Seorang wanita lanjut usia / lansia berinisial E alias Djun Lin (58) ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumahnya di Jalan Serampang XII T/30, RT 08/07, Kelurahan Kelapa Gading Timur, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis 30 Juli 2026 siang.
Jasad korban ditemukan sudah dalam kondisi membusuk dan mengeluarkan aroma menyengat. Diduga korban sudah meninggal lebih dari 3 minggu sebelum akhirnya ditemukan warga.
Peristiwa itu pertama kali tercium oleh warga sekitar pukul 12.30 WIB. Aroma tak sedap yang berasal dari dalam rumah korban membuat warga curiga.
Saksi Ida mengaku diberitahu warga lain bahwa korban sudah 3 minggu tidak keluar rumah. Merasa curiga, Ida bersama rekannya mendatangi lokasi dan langsung mencium bau busuk dari dalam rumah.
Karena khawatir terjadi sesuatu, Ida kemudian meminta Ripin, sekuriti setempat untuk mengecek ke dalam rumah.
“Setelah masuk, Ripin bilang baunya sangat menyengat dari balik pintu kamar belakang. Dia tidak berani buka pintunya,” ujar Ida kepada polisi.
Melihat kondisi tersebut, Ida kemudian melapor ke Ketua RW setempat dan Satpol PP, sebelum akhirnya diteruskan ke Polsek Kelapa Gading.
Petugas Polsek Kelapa Gading yang datang ke lokasi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara / TKP.
Saat pintu kamar belakang yang terkunci dibuka, polisi menemukan jasad korban E alias Djun Lin tergeletak di lantai dalam kondisi sudah membusuk.
Polisi kemudian meminta keterangan dua orang saksi, yakni Ida dan Ripin, untuk menggali informasi awal.
“Kami sudah melakukan identifikasi dan meminta keterangan saksi di Polsek Kelapa Gading guna menggali informasi lebih lanjut,” kata Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading, AKP Kiki Tanlim kepada wartawan di lokasi.
Garis polisi / police line juga dipasang di sekitar rumah untuk kepentingan penyelidikan.
BACA JUGA:
Rebutan Antrean Sate Taichan Berujung Maut, Prada TNI Tewas Dikeroyok dan Ditusuk 10 Kali di Tangerang
Jasad korban kemudian dievakuasi ke RSCM Jakarta untuk dilakukan visum et repertum / VER guna mengetahui penyebab pasti kematian.
Hingga saat ini penyebab kematian korban belum diketahui. Polisi masih mendalami apakah ada unsur kekerasan atau murni karena sakit.
“Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Kami menunggu hasil visum dari RSCM,” pungkas AKP Kiki.
Berdasarkan keterangan warga, korban diketahui tinggal sendiri di rumah tersebut. Selama 3 minggu terakhir tidak ada aktivitas dan tidak ada keluarga yang menjenguk.
Polisi mengimbau masyarakat, terutama yang memiliki tetangga lansia tinggal sendiri, agar rutin melakukan pengecekan untuk mencegah kejadian serupa.***
