NKRIPOST

NKRIPOST – VOX POPULI PRO PATRIA

Bos Perusahaan 47 Tahun Ditemukan Tewas Bunuh Diri di Kamar Hotel St. Regis Jakarta, Polisi: Senjata api jenis Baretta

Listen to this article

Diterbitkan Minggu, 19 Juli, 2026 by NKRIPOST

Ilustrasi

NKRIPOST JAKARTA – Seorang pria berinisial WH (47), diduga direktur perusahaan swasta, ditemukan tewas dengan luka tembak di kepala di kamar 1104 Hotel St. Regis, Jakarta Selatan. Polisi menduga korban mengakhiri hidupnya sendiri diduga pada Rabu malam, 15 Juli 2026.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo memastikan tidak ada keterlibatan pihak lain dalam peristiwa ini.

Jenazah WH pertama kali ditemukan oleh sopirnya di balkon kamar hotel.

“Setelah jenazah ditemukan, polisi langsung melakukan pengecekan tempat kejadian perkara. Jenazah lalu dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Joko, Sabtu 18/7/2026.

Berdasarkan hasil investigasi awal, polisi menyimpulkan korban meninggal karena bunuh diri.
“Dugaan meninggal dunia karena dugaannya ya mengakhiri hidupnya sendiri,” kata Joko, Jumat 17/7/2026.

“Tidak ada (unsur kriminal), niat mengakhiri hidup sendiri,” pungkasnya.

Di lokasi kejadian, polisi menemukan sebuah senjata api jenis Baretta Tomcat kaliber 32 Auto tergeletak di dekat jenazah.

Joko memastikan senjata tersebut merupakan milik korban dan memiliki dokumen resmi.
“Senjatanya pun juga lengkap, ada suratnya kok. Senjata api jenis Baretta Tomcat kaliber 32 Auto milik pria itu resmi dengan dokumen-dokumen kepemilikan yang menyertai,” jelasnya.

Polisi juga telah memeriksa sopir korban dan pihak hotel sebagai saksi.

BACA JUGA:

Dokter Icha Ditemukan Tewas Gantung Diri Diduga Depresi Akibat Intimidasi 3 Anggota DPRD TTU, Ini Kata Kapolres AKBP Eliana

Dari hasil pemeriksaan, Joko menyebut WH diduga mengalami persoalan dengan istrinya.

“Dugaannya kan sedang ada masalah sama istri. Jadi ada masalah pribadi dia. Dugaannya masalah pribadi dengan istri. Ada salah sama istri gitu,” terang Joko.

Sebelum kejadian, pada siang hari korban masih berkomunikasi dengan istrinya. Korban bahkan datang ke hotel bersama sopirnya.

Istri korban curiga setelah menerima pesan permintaan maaf dari WH melalui WhatsApp. Pesan itu juga ditujukan untuk anak-anaknya.
“Terkait urusan rumah tangga, hubungan suami istri. Sempat minta maaf. Kemudian kan WA,” jelas Joko.

Merasa khawatir, istri kemudian meminta sopir untuk mengecek ke kamar.
“Istri kan curiga. Terus (sopir) dapat telepon dari keluarga suruh ngecek, terus dicek kan gitu,” kata Joko.

Saat dibuka, sopir menemukan WH sudah dalam keadaan tak bernyawa di balkon kamar.

Joko menambahkan, sebenarnya WH dan istrinya sedang berupaya memperbaiki hubungan.
“Sebenarnya mereka tuh sedang akan memperbaiki gitu loh. Memang awalnya suaminya merasa salah sama istrinya, kemudian hari itu sebenarnya komunikasi baik sama istrinya, dan mereka bermaksud untuk memperbaiki,” imbuhnya.

Polisi belum mengungkap identitas lengkap korban atas permintaan keluarga. Hingga kini tidak ditemukan unsur tindak pidana dalam kasus ini.

Pihak hotel dan keluarga korban juga belum memberikan keterangan resmi. Jenazah WH telah diserahkan kepada keluarga setelah proses autopsi di RS Polri Kramat Jati. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REDAKSI: JL. KH. MAS MANSYUR NO. 122 B, KEL. KARET TENGSIN, KEC. TANAH ABANG KOTA JAKARTA PUSAT - WA: 0856 9118 1460  
EMAIL: [email protected]
NKRIPOSTCO ©Copyright 2026 | All Right Reserved