Ketahanan Pangan Adalah Investasi Masa Depan Bangsa, Pangdam XXIV/MT Siap Dukung Percepatan Program Prioritas Nasional
Diterbitkan Rabu, 15 Juli, 2026 by NKRIPOST

NKRIPOST MERAUKE – Pangdam XXIV/Mandala Trikora (XXIV/MT) Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia, S.E., menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Program Prioritas Nasional Bidang Pangan dan Pertanian Provinsi Papua Selatan yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, di Swiss-Belhotel Merauke, Selasa (14/7/2026).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq, Sekda Provinsi Papua Selatan Ferdinandus Kainakaimu, Danrem 174/ATW Brigjen TNI Mustakim, Dankoarmada III Laksda TNI Joko Andriyanto, Danlanud J.A. Dimara Kolonel Pnb Beny Aprianto, Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze, anggota DPR RI Eko Hendro Purnomo, unsur Forkopimda, kepala OPD, serta para tokoh masyarakat.
Rapat koordinasi tersebut membahas percepatan implementasi program strategis nasional sektor pangan melalui penguatan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, serta seluruh pemangku kepentingan guna mewujudkan Papua Selatan sebagai salah satu lumbung pangan nasional.
Pangdam XXIV/MT menegaskan kesiapan Kodam XXIV/MT mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.
“Ketahanan pangan adalah investasi masa depan bangsa. Kodam XXIV/Mandala Trikora siap bersinergi mengawal setiap program strategis nasional agar berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Papua Selatan,” tegas Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia.
BACA JUGA:
Pangdam XXIV/Mandala Trikora: Penerimaan Prajurit Harus Dilaksanakan Secara Objektif, Transparan dan Akuntabel
Dalam arahannya, Menko Pangan RI menyampaikan bahwa Papua Selatan memiliki potensi besar menjadi pusat produksi pangan dan energi nasional. Pemerintah akan mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung, penataan kawasan, serta memastikan seluruh program berjalan secara terintegrasi dengan melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat.
Rapat tersebut menjadi wujud komitmen bersama pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat pembangunan sektor pangan dan pertanian guna memperkuat ketahanan pangan nasional. (Jef)
