KLHK Berikan Penghargaan Adipura Tahun 2023 dan Sertifikat Adipura Kepada 51 Kabupaten/kota
Diterbitkan Selasa, 5 Maret, 2024 by NKRIPOST

NKRIPOST JAKARTA – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI memberikan penghargaan Adipura Tahun 2023 kepada kabupaten dan kota yang dinilai berhasil mengelola kebersihan dan lingkungan hidup wilayahnya. Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin.
Penyerahan penghargaan Adipura 2023 digelar di Gedung Manggala Wanabakti Kementerian LHK, Selasa (5/3/2024).
Ma’ruf menyerahkan penghargaan Adipura Kencana kepada lima kabupaten dan kota didampingi oleh Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar.
“Saya ucapkan selamat kepada para Kepala Daerah penerima Penghargaan Adipura Tahun 2023. Penghargaan ini saya kira menjadi representasi kesungguhan dalam mengatasi persoalan lingkungan pada umumnya, juga persoalan sampah dan ruang terbuka hijau pada khususnya,” kata Ma’ruf Amin.
Ma’ruf berharap Penghargaan Adipura memicu semangat mengatasi persoalan sampah di masing-masing wilayah. Dia juga berharap kota dan kabupaten di RI mampu bersaing secara global.
“Tentu ke depan saya harapkan program ini dapat terus diperkaya dengan ragam inovasi, sehingga mampu menyesuaikan dengan dinamika zaman serta perubahan arah kebijakan,” ujarnya.
Ma’ruf juga berharap agar esensi Adipura tetap terjaga. Dia mengajak pemerintah daerah bekerja sama dengan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
BACA JUGA:
Gakkum KLHK Serahkan Tersangka Tambang Nikel Ilegal ke Kejati Sultra untuk Disidangkan
Sementara itu Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar menjelaskan Adipura merupakan agenda nasional yang telah bergulir sejak tahun 1986. Pemberian penghargaan Adipura 2023 dilakukan berdasarkan hasil pemantauan fisik kota, penilaian kinerja pengelolaah sampah dan ruang terbuka hijau (RTH), penilaian kondisi operasional dari TPA, serta melihat inovasi yang dilakukan daerah dalam mewujudkan kota bersih, teduh dan berkelanjutan.
“Adipura merupakan penghargaan kota yang berhasil dalam kebersihan, serta pengelolaan lingkungan perkotaan dengan tujuan kepemimpinan dan komitmen pemerintah kota/kabupaten serta membangun partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat untuk berperan menyelaraskan pembangunan ekonomi hijau, fungsi sosial dan fungsi ekonomi pembangunan dengan menerapkan prinsip tata pemerintah yang baik bagi kota berkelanjutan,” kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya dalam acara Penghargaan Piala Adipura Tahun 2023 yang dipantau daring dari Jakarta, Selasa (5/3).
“Pada Adipura Tahun 2023 telah dilaksanakan pemantauan lapangan terhadap 259 kabupaten/kota se-Indonesia atau kira-kira 50,39 persen dari 514 kabupaten/kota di Indonesia,” lanjutnya .
Menurut dia, lima kota/kabupaten tersebut dipilih karena memperlihatkan kinerja pengelolaan lingkungan hidup yang baik berupa pengelolaan sampah dan ruang terbuka hijau. Mereka juga melakukannya dengan cara-cara yang inovatif dan berkelanjutan.
Adipura Kencana adalah penghargaan tertinggi yang diberikan kepada kabupaten/kota dalam rangkaian penghargaan bagi kabupaten/kota di Indonesia yang berhasil dalam kebersihan serta pengelolaan lingkungan perkotaan itu.
Selain Adipura Kencana, dalam kesempatan itu KLHK juga memberikan penghargaan Anugerah Adipura kepada 106 kabupaten/kota yang mampu memberikan kinerja pengelolaan lingkungan hidup perkotaan yang baik pada 2023.
KLHK juga memberikan Sertifikat Adipura kepada 51 kabupaten/kota karena dinilai memiliki upaya atas kinerja pengelolaan sampah dari sumbernya.
Siti menjelaskan bahwa hasil Adipura 2023 mengalami kemajuan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, dengan terjadi peningkatan jumlah daerah yang menerima Anugerah Adipura sebesar 32,5 persen.
“Dari 80 kabupaten/kota tahun lalu menjadi 106 kabupaten/kota tahun ini. Selain itu, berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan pada Adipura tahun 2023 sebanyak 63 daerah mengalami peningkatan kinerja pengelolaan sampah dibanding tahun sebelumnya,” kata Siti.***(tim)
