H. Muhammad Ishak Ungkap Pentingnya Pendampingan Hukum Bagi Kaum Minoritas
Diterbitkan Minggu, 21 Januari, 2024 by NKRIPOST
Diketahui hadir pada seminar tersebut tampak Wakil Menteri Agama (Wamenag) H. Syaiful Rahmat Dasuki didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Jakarta Selatan M. Yunus Hasim, bersama Ketua Yayasan Kelenteng Bio Hok Tek Tjeng Sin dan Para Pengurus Kelenteng se Jakarta Selatan.
Wamenag Syaiful Rahmat Dasuki dalam sambutannya mengatakan bahwa agama yang tersebar di Indonesia ini tidak ada unsur keterkaitannya dengan adat budaya Nusantara, namun semuanya bisa diterima dan di yakini oleh semua orang indonesia.
“Agama -agama yang ada di Indonesia ini bisa terjadi karena emang leluhur-leluhur kita ini adalah orang- orang yang selalu menerima dan mau berkomunikasi dengan siapa saja. Mulai datangnya agama Budha, agama Hindu agama Islam sampai agama Khonghucu juga dan Kristen Katholik, ini adalah agama-agama yang tidak ada unsur keterkaitannya dengan Indonesia atau Nusantara ini. Tapi agama-agama ini menyebar sampai Nusantara dan diterima dan diyakini oleh sebagian dan seluruh umat beragama yang ada di Indonesia karena memang pada hakekatnya orang-orang tua kita, leluhur -leluhur kita sangat moderat dalam meyakini keyakinan masing-masing,” ungkap Wamenag Syaiful, Sabtu (20/1/2024).
Dengan demikian menurutnya persoalan moderasi beragama itu sejatinya sudah ada sejak lama dan menjadi bagian dari kehidupan bangsa Indonesia.
“Karena pada hakekatnya modernisasi beragama itu sudah terjadi diantara kita, sudah berlangsung diantara kita sudah menjadi bagian yang tak terlepas dari kehidupan kita,” imbuhnya.

BACA JUGA:
Wamenag Syaiful Buka Seminar Moderasi Beragama Lintas Agama MAKIN Jakarta Barat, Begini Pesannya!
Dengan demikian menurutnya persoalan moderasi beragama itu sejatinya sudah ada sejak lama dan menjadi bagian dari kehidupan bangsa Indonesia.
“Karena pada hakekatnya modernisasi beragama itu sudah terjadi diantara kita, sudah berlangsung diantara kita sudah menjadi bagian yang tak terlepas dari kehidupan kita,” imbuhnya.
