Mengenal Suhasil Nazara: Ekonom Akademisi Yang Kembali Jadi Menkeu Di Era Prabowo
Diterbitkan Selasa, 15 September, 2026 by NKRIPOST

NKRIPOST JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa, Senin (14/9/2026) di Istana Negara, Jakarta.
Pelantikan ini bagian dari reshuffle jilid VI Kabinet Merah Putih. Dengan sumpah jabatan, Suahasil kini memimpin pos paling krusial di pemerintahan: APBN dan stabilitas fiskal nasional.
“Demi Tuhan saya berjanji bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya,” ucap Prabowo diikuti Suahasil.
Suahasil Nazara bukan nama baru di dunia ekonomi. Ia adalah akademisi tulen dengan rekam jejak panjang.
1. S1 Ekonomi Universitas Indonesia – Lulus 1994
2. S2 Ekonomi Cornell University, AS – Lulus 1997
3. S3 Ekonomi University of Illinois at Urbana-Champaign, AS – Lulus 2003
Karier akademiknya dimulai di *FEB UI sejak 1999. Pada 2009 ia dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Ekonomi UI.
Selama di kampus, ia pernah menjabat:
– Kepala Prodi Pascasarjana Ilmu Ekonomi UI* 2004-2005
– Kepala Lembaga Demografi FEB UI 2005-2008
– Ketua Departemen Ilmu Ekonomi FEB UI 2009-2013
Reputasinya sebagai pakar fiskal dan kemiskinan sudah terbentuk sejak di kampus.
Sebelum jadi Menkeu, Suahasil sudah 3 periode “keluar-masuk” pemerintahan:
Era SBY – Jokowi Awal
1. Tim Asistensi Menkeu Bidang Desentralisasi Fiskal 2009-2011
2. Wakil Ketua Komite Pengawas Pelaksanaan Otonomi Daerah 2009-2015
3. Koordinator Pokja Kebijakan TNP2K 2010-2015 – Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan
4. Anggota Dewan Komite Ekonomi Nasional 2013-2014
Era Jokowi
1. Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu – 31 Oktober 2016
Di sini ia jadi “otak” di balik kebijakan pajak, subsidi, dan proyeksi APBN
2. Wakil Menteri Keuangan – 25 Oktober 2019
Mendampingi Sri Mulyani selama 6 tahun. Fokus pada reformasi perpajakan dan penanganan pandemi Covid-19
Era Prabowo
1. Wakil Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih – Sejak 2024
2. Menteri Keuangan – 14 September 2026
Naik menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa
Penunjukan Suahasil bukan tanpa alasan. Ia ditugaskan Prabowo untuk 3 agenda utama:
- Menjaga Konsolidasi Fiskal 2027: Menjaga defisit APBN di bawah 3% sambil mengejar target pertumbuhan 8%
- Akselerasi Program Prabowo: Pendanaan untuk makan bergizi gratis, hilirisasi industri, dan IKN butuh belanja besar
- Menjaga Kepercayaan Pasar: Pasar merespons positif. IHSG menguat 0,8% dan Rupiah menguat setelah pengumuman. Figur Suahasil dianggap “menenangkan” karena pengalaman dan gaya komunikatifnya
Berbeda dengan Purbaya yang blak-blakan, Suahasil dikenal sebagai teknokrat yang kalem, data-driven, dan komunikatif.
Ia sering jadi “juru bicara” APBN saat pandemi dan dikenal dekat dengan kalangan akademisi, BI, dan lembaga internasional seperti IMF-World Bank.
“Pak Suahasil paham betul teknis APBN. Harapannya kebijakan tidak shock therapy,” ujar ekonom UI.
Sebelum pelantikan, Prabowo disebut memberikan arahan khusus: jaga stabilitas harga, pastikan dana untuk program prioritas cair tepat waktu, dan lindungi daya beli masyarakat.
Dengan ini, Suahasil menjadi Menkeu ke-2 di era Prabowo setelah Purbaya yang hanya menjabat 1 tahun 6 hari.**
