NKRIPOST

NKRIPOST – VOX POPULI PRO PATRIA

H. Muhammad Ishak Ungkap Pentingnya Pendampingan Hukum Bagi Kaum Minoritas 

Listen to this article

Diterbitkan Minggu, 21 Januari, 2024 by NKRIPOST

Menyinggung soal pemilu dan pilpres tahun ini 2024, Wamenag yang merupakan politisi PPP (Ketua DPW PPP DKI Jakarta) mengingatkan masyarakat agar tidak terpengaruh oleh para pelaku politik yang menggunakan agama sebagai alat meraih kekuasaan.

“Di tengah -tengah kehidupan kita saat ini , apalagi ini memasuki tahun politik beberapa Minggu kedepan kita merayakan pesta demokrasi yang namanya pemilu, yang namanya pesta harus kita lalui dengan riang gembira, yang namanya pesta harus kita sambut dengan suka cita maka kita berharap kementerian agama meminta kepada semua pelaku-pelaku politik, semua kontestan -kontestan politik untuk tidak menggunakan politik identitas agama untuk meraih elektoral kekuasaan”, tegasnya.

Wamenag H. Syaiful Rahmat Dasuki bersama peserta Seminar Moderasi Beragama Lintas Agama di Bio Jok Tek Tjeng Sin, Jl. Toapekong no.6 RT 002/011, Grogol Selatan, Kebayoran lama, Jakarta Selatan, Sabtu (20/1/2024).

BACA JUGA:

Wamenag Ingatkan Pokja Majelis Taklim Terus Gelorakan Program Moderasi Beragama

Wamenag Syaiful Sambangi Misa Natal di Gereja Katedral Jakarta, Umumkan Kata Isa Al-Masih Telah Diubah Jadi Yesus Kristus

Wamenag Syaiful Buka Kegiatan Pabbajja Samanera di Borobudur, Pesan Begini Ke Umat Buddha!

Wamenag Syaiful sebagai orang asli Betawi sangat merasakan betul dampak dari politik identitas tersebut yang terjadi di Jakarta.

“Karena ini dampaknya begitu merusak diantara kita 2019 kita merasakan bagaimana politik identitas ini dihembuskan sehingga masyarakat kita terbelah sangat dalam sampai hari ini saya masih merasakan. Di Cipete, di Mampang, di buncit, itu masih terasa bagaimana pembelahan sosial itu terasa akibat dari politik identitas ini ada Khotib yang kehilangan jadwal khutbahnya karena beda pilihan politik tahun 2019. Ada guru, kiayi yang dipecat oleh umatnya ngajar taklim karena beda pilihan politik ada ustadzah yang tidak diundang lagi muludan dan isra mi’raj dan seterusnya karena ustadzahnya beda pilihan politik, ada orang nyebut sodaranya dengan kampret dan cebong”, kenangnya.

“Ini kan menistakan kemanusiaan sementara Tuhan menganggap manusia adalah makhluk yang paling mulia tapi kita menistakan diantara kita karena apa, karena beda pilihan politik saja. Setelah pemilihan politik mereka yang berkontestasi selesai, mereka bisa berangkulan bahkan mereka bisa duduk bareng tapi kita yang dibawah sampai hari ini masih ada umat yang tidak mau datang ke rumah ibadah karena beda pilihan politik dengan pengurus rumah ibadah, kalau di masjid beda pilihan dengan DKM nya. Karena kalau dia ke masjid di-bully”, tambahnya.

Wamenag yang merupakan putra Betawi asli tersebut tampak sangat konsen merawat kerukunan umat beragama di DKI Jakarta sesuai dengan jabatan yang diembannya saat ini.

“Politik identitas itu justru yang menjadi bagian yang merusak moderasi beragama di Indonesia ini, wabil khusus di DKI Jakarta, saya sangat konsen di DKI Jakarta, karena tanah kelahiran saya dan Jakarta adalah miniaturnya Indonesia semuanya ada di jakarta, semuanya bisa kita temukan di jakarta”, tegasnya

“Kita moderat dalam ibadah, kita harus ada di tengah-tengah sikap moderat diantara dua kekuatan dua kutub yang saling bertentangan tadi”, imbuhnya.

Dalam mengakhiri pidatonya Wamenag Syaiful berharap agar para peserta seminar bisa menjadi duta moderasi beragama di lingkungannya.

“Saya berharap yang hadir di sini seluruh yang hadir di sini menjadi inspirator -inspirator , menjadi duta-duta moderasi beragama dilingkungan kita semua dengan harapan tentunya kita saling memahami dan pertemuan-pertemuan ini sangat penting untuk memupuk kebersamaan diantara kita”, tandasnya.***Iwak

VIDEO REKOMENDASI:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REDAKSI: JL. KH. MAS MANSYUR NO. 122 B, KEL. KARET TENGSIN, KEC. TANAH ABANG KOTA JAKARTA PUSAT - WA: 0856 9118 1460  
EMAIL: [email protected]
NKRIPOSTCO ©Copyright 2026 | All Right Reserved