KPU Labuhanbatu Gelar Simulasi Tata Cara Pemungutan, Penghitungan Suara di TPS
Diterbitkan Senin, 25 Desember, 2023 by NKRIPOST
NKRIPOST.CO, LABUHANBATU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Labuhanbatu menggelar simulasi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada saat pemungutan suara dan penghitungan surat suara pada, Minggu (24/12/2023) di jalan MH Thamrin persis di Lapangan Ika Bina Rantauprapat dengan menghadirkan warga setempat sekitar 200 orang.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Labuhanbatu, Zafar Siddik Pohan kepada wartawan menerangkan, Minggu (24/12/2023), warga yang diundang diacara simulasi itu merupakan warga setempat dan TPS pada saat hari pencoblosan nanti memang di berada di lokasi dimaksud. “Simulasi menghadirkan warga setempat yang dimulai sejak pukul 7.00 wib-13.00″ ujarnya.
Simulasi ini digelar mengikuti instruksi dari pusat untuk melakukan uji coba tata cara pemungutan dan penghitungan suara dengan tujuan, nantinya disaat hari pencoblosan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan petugas lainnya memahami tata cara pemungutan dan penghitungan surat suara.
Dijelaskannya, simulasi pemungutan suara dan penghitungan surat suara ini bertujuan untuk mempraktekkan seperti saat hari pencoblosan nanti.Yang hadir juga petugas PPK, PPS dan KPPS yang sebenarnya, warga yang hadir juga warga yang memiliki hak suara dan mencoblos di TPS dimana simulasi digelar.
“Simulasi dilakukan seolah olah memang pada hari pencoblosan sebenarnya. Selain itu, tujuan acara ini agar nantinya petugas PPK, PPS dan KPPS mengerti apa tugas mereka dan masyarakat juga memahami tata cara pencoblosan, walaupun kita tahu warga sudah memahami tata cara pencoblosan” ujarnya.
BACA JUGA:
Debat Panas Cawapres, Gibran Rakabuming Raka Unjuk Kemampuan
Batal Dilantik, Linda Hepy Gea Laporkan KPU Ke DKPP
KPU Minta Partai Politik Jangan Jadikan Caleg Perempuan Pajangan
Terpisah, Wahyudi, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Labuhanbatu menyebutkan, simulasi pemungutan dan penghitungan suara sangat penting agar petugas di lapangan memahami secara utuh prosesnya.
“Sangat penting, simulasi pemungutan dan penghitungan suara di lakukan oleh KPU sehingga proses pungut hitung nantinya di TPS dapat dipahami secara utuh oleh PPK, PPS, hingga KPPS. Semoga berjalan sesuai dengan ketentuan, sehingga hasilnya bisa dipertanggung jawab kan” ujar Wahyudi
Diakhir simulasi tersebut, terlihat warga yang keluar keluar dari TPS diarahkan ke salah satu mobil yang dijaga beberapa orang. Disitu warga yang mengikuti simulasi diberi uang transport. “Sekedar uang transportasi itu bang, seluruh Indonesia melakukan hal yang sama” ujar Ketua KPU Labuhanbatu, Zafar Siddik Pohan.(ACD)
