Salut!! Polres Pasaman Barat Berhasil Ringkus Tujuh Pelaku Penambangan Emas Ilegal di Ranah Batahan
Diterbitkan Rabu, 29 November, 2023 by NKRIPOST

Diberitakan sebelumnya, sejumlah mahasiswa Pasaman Barat (Pasbar) yang tergabung dalam Pertanahan Ideologi Sarekat Islam Menuntut, kembali lagi mendatangi Mabes polri yang ke 3 kalinya dengan tuntutan yang sama yaitu segera tutup tambang emas ilegal di kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
“Tangkap pelaku serta panggil oknum – oknum yang diduga terlibat sebagai payung dalam kegiatan tambang emas ilegal di wilayah Pasaman Barat.” ucap Ali Hasan Amrun selaku koordinator aksi, Jum’at 17 November 2023.
Mereka berdemonstrasi mendesak Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk menutup aktifitas tambang emas ilegal yang sudah bertahun-tahun beroperasi di sungai Batang Batahan dan Sungai Batang Taming.
Koordinator aksi, Ali Hasan dalam orasinya menyerukan, meminta kapolri segera memberikan perintah tegas terhadap Kapolda Sumbar untuk menutup kegiatan ilegal mining tersebut.
‘Jika pemerintah dan pihak yang berwenang tidak mengindahkan atau tidak sanggup, maka masyarakat Ranah Batahan akan beraksi untuk menutup.” Ucapan tersebut sembari disambut tegas “iya” oleh peserta demo.
Orator aksi juga mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar memerintahkan bawahannya untuk segera melakukan penegakkan hukum tanpa pandang buluh.
“kami juga meminta kepada Kapolri agar anggota polda Sumbar, Polres Pasbar dan Polsek Ranah Batahan segera melakukan tindakan serius untuk melakukan gakkum, karna sudah beberapa kali mereka turun namun kegiatan tersebut masih saja beroperasi, apa yang terjadi?.” Ucap koordinator aksi.
“Tidak sampai situ saja permainan Tambang ilegal ini terjadi akibat adanya pasokan minyak yang diduga ada juga oknum yang menyuplai. Karna tidak mungkin satu kegiatan beroperasi tanpa amunisi.” tutur Ali sebagai korlap.
BACA JUGA:
Kembali Marak Tambang Emas Ilegal Di Pasaman Barat, Kapolda Sumbar Diminta Tindak Tegas
Polres Pasaman Barat Kejar Pemodal dan Korlap Tambang Emas Ilegal, Tetapkan 6 DPO
Tambang Emas Diduga Ilegal Terbesar Di Pasaman Barat Ada Pembiaran, Kapolri Diminta Turun Tangan
Akibatnya kegiatan tersebut, Kata mereka, air sungai yang selama ini digunakan untuk sarana kegiatan rutinitas sehari-hari menjadi keruh bahkan diduga telah merusak ekosistem sungai.
“Sungai kami tercemar Akibat aktivitas tambang ini, belum lagi ancaman bencana alam yang akan menimpa kami di kemudian hari,” ungkap Ali.*(TIM)
