NKRIPOST

NKRIPOST – VOX POPULI PRO PATRIA

Ribuan Rumah Tangga Tidak Mampu di Provinsi Maluku Nikmati BPBL Gratis

Listen to this article

Diterbitkan Kamis, 3 November, 2022 by NKRIPOST

Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Mercy Chriesty Barends bersama warga penerima Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL)

NKRIPOST | Kepulauan Aru, Maluku – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) kepada 1.904 rumah tangga tidak mampu di Provinsi Maluku.

Hal tersebut disampaikan Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Wanhar pada acara peresmian Program BPBL di Desa Siwalima, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, Rabu (02/11/2022).

“Dari target 80.000 rumah tangga se-Indonesia, Kementerian ESDM telah merencanakan sebanyak 1.904 rumah tangga di Maluku, dimana 538 rumah tangga calon penerima BPBL berada di Kabupaten Kepulauan Aru,” Ujar Wanhar.

Wanhar mengatakan, selain meningkatkan rasio elektrifikasi, program BPBL juga diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup dan kemandirian masyarakat. Dengan memiliki akses listrik sendiri, masyarakat penerima manfaat BPBL diharapkan tidak lagi tergantung penyediaan listrik dari tetangga.

Seperti diketahui, program BPBL merupakan sinergi antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan DPR RI sebagai upaya meningkatkan rasio elektrifikasi. Kementerian ESDM menugaskan PLN untuk melaksanakan kegiatan pengadaan dan pemasangan BPBL Tahun Anggaran 2022 dengan target 80.000 sambungan diseluruh Indonesia.

BACA JUGA:

HLN Ke 77, Keluarga Besar UPT 3 PLN Payakumbuh Gelar Donor Darah Massal.

Kementerian ESDM Tuntaskan 100 Persen Program Bantuan Pasang Baru Listrik di Bangka Belitung

Nasyiatul Asyiyah Kepulauan Aru, Gelar Pelantikan dan Dialog Pimpinan Daerah

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Mercy Chriesty Barends mengatakan masalah kelistrikan di Kepulauan Aru harus diselesaikan dengan tuntas, dan untuk meningkatkan elektrifikasi se-Indonesia. Komisi VII bersama dengan ESDM dan PLN disebutnya berkomitmen mengurus listrik se-Maluku.

“Mudah-mudahan upaya yang kita lakukan bisa mempercepat kelistrikan, kita tidak ingin masyarakat kita tertinggal dalam kegelapan. Jadi bagi semua pemangku kepentingan, dengan program BPBL ini kita dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan listrik ada maka masyarakat kecil bisa mengembangkan ekonomi produktif, home industry karena listrik sudah menyala,” Jelas Mercy.

Bupati Kepulauan Aru Johan Gonga menjelaskan bahwa kelistrikan atau penerangan merupakan masalah yang belum teratasi secara penuh di negara Indonesia terutama di wilayah Kepulauan Aru.

“Untuk mengatasi permasalahan ini pemerintah pun merencanakan dan membuat berbagai program, untuk mengatasi masalah tersebut salah satunya melalui Kementerian ESDM yaitu melalui program BPBL kepada warga miskin, dan ini juga merupakan prakarsa dari Ibu Mercy,” Jelas Johan.

Executive Vice President Operasi Distribusi Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara PT PLN (Persero) Indradi Setiawan mengucapkan terima kasih kepada Kementerian ESDM dan Komisi VII yang telah memberikan penugasan kepada PLN untuk melaksanakan program BPBL.

“Kami ucapkan selamat, mudah-mudahan program ini banyak memberikan manfaat, memberikan keberkahan, serta dapat dimanfaatkan dengan baik. Kiranya dengan program BPBL ini juga dapat membantu mengembangkan pendidikan keluarga maupun ekonomi keluarga,” Ungkap Indradi.

BACA JUGA:

Bupati dan Wakil Bupati Aru, Lantik MKKS 3 Kecamatan

Pemerintah Harus Segera Jalankan Perintah Putusan Pengadilan Berikan Ganti Rugi Korban Tragedi Kerusuhan Maluku

Ini Pesan Presiden Jokowi Kepada Menteri Yang Maju Capres

Tiga warga penerima BPBL di Kepulauan Aru yakni Elisabeth Karatem (33), Sepnat Siarukin (39), dan Yakop Siarukin (44) mengaku senang mendapatkan bantuan instalasi listrik gratis ini.

“Beta (saya-red) merasa senang, lewat bantuan pemerintah lampu bisa menyala,” Ujar Elisabeth, Ibu anak empat yang sebelumnya memperoleh listrik dari menyalur dari tetangganya.

Sepnat yang bekerja sebagai buruh bagasi pelabuhan yang juga menyalur listrik dari rumah tetangganya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan Bu Mercy.

“Beta merasa senang, selama ini beta tidak dapat listrik, terima kasih sudah bantu kita sebagai masyarakat kecil,” Ujar Sepnat.

Yakop juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan PLN atas bantuan yang diberikan.

“Saya senang sekali, lampu sudah menyala, karena selama ini saya memakai pelita,” kata Yakop. (*)

VIDEO REKOMENDASI:

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REDAKSI: JL. KH. MAS MANSYUR NO. 122 B, KEL. KARET TENGSIN, KEC. TANAH ABANG KOTA JAKARTA PUSAT - WA: 0856 9118 1460  
EMAIL: [email protected]
NKRIPOSTCO ©Copyright 2026 | All Right Reserved