FKPP Datangi DPP PPP Pasca Tuntutan Lengserkan Suharso Monoarfa Terpenuhi, Ternyata Ini Alasannya
Diterbitkan Selasa, 13 September, 2022 by NKRIPOST
NKRIPOST, JAKARTA – Tampak gagah H. Syaiful Rahmat Dasuki Ketua umum Forum Kader Penyelamat Partai yang santer di kenal dengan nama FKPP bersama sejumlah kader FKPP memasuki Kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (DPP PPP) Jakarta. Selasa (13/9/2022).
Ketua umum FKPP bersama anggota FKPP ini kembali mendatangi Kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (DPP PPP) setelah sebelumnya selama berbulan – bulan menggelar aksi unjuk rasa menuntut mundur Suharso Monoarfa Dari Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan.
Jeri payah dan perjuangan yang terbilang tidak mudah dalam memperjuangkan tuntutannya ingin menyelamatkan partai persatuan pembangunan.
Tak kenal lelah FKPP terus menggeruduk Kantor DPP partai persatuan pembangunan dengan berkali kali menggelar aksi unjuk rasa nya yang tak ayal juga sempat terjadi bentrok yang berujung pada persoalan hukum dimana sejumlah anggota FKPP bonyok dianiaya.
Bahkan, FKPP tidak hanya menggelar aksi unjuk rasa, namun anggota FKPP juga menjadi garda terdepan dalam melaporkan Suharso Monoarfa ke Polda Metro Jaya atas ucapan Amplop Kiai yang sempat menimbulkan kontroversi dan Polemik.

BACA JUGA:
Dinilai Tidak Memberi Manfaat Bagi Umat Islam, FKPP Minta PPP Evaluasi Menterinya
Gelar Aksi Bela Ulama, Ratusan Kader FKPP PPP Geruduk DPP Partai Persatuan Pembangunan
Kyai Dinista, FKPP Gelar Aksi Bela Marwah Ulama : Ancam Polisikan Suharso Monoarfa
Meskipun demikian perjuangan tak kenal lelah FKPP untuk melengserkan Suharso Monoarfa dari jabatannya sebagai ketua umum akhirnya di ridhoi dan membuahkan hasil yang pada akhirnya Pimpinan dan pengurus partai persatuan pembangunan sepakat menggelar Mukernas PPP pada (4/9/2022) yang menghasilkan salah satu keputusan memberhentikan Suharso Monoarfa dari jabatannya sebagai ketua umum Partai Persatuan Pembangunan dengan Mengangkat H. Muhammad Mardiono sebagai pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan.
Setelah perjuangan panjang dengan berdarah darah, Hari ini (13/9/2022) Ketua Umum Front Kader Penyelamat Partai H. Syaiful Rahmat Dasuki bersama sejumlah anggota dan pengurus FKPP mendatangi Kantor DPP Partai Persatuan Pembangunan untuk menyampaikan dukungan dan ucapan selamat kepada Haji Muhammad Mardiono sebagai pelaksana tugas Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan.
“Kedatangan kita di DPP pada hari ini untuk memberikan selamat kepada Plt. Ketua Umum yang baru untuk mengemban tugas mengembangkan partai Persatuan Pembangunan. menuju 2024 agar lebih maksimmal lagi” Pungkas H. Syaiful Rahmat Dasuki saat di temui di Kantor DPP PPP, Jakarta Selasa (13/9/2022).

BACA JUGA:
Tuntut Suharso Monoarfa Mundur, FKPP Gelar Aksi Tabur Bunga : Demokrasi Sudah Mati di PPP
Zaldy Sonata Pengurus AMK : Dua Menteri Dari Kader PPP Harus Dicopot..!!
FKPP Apresiasi Mukernas DPP PPP, Sahkan Mardiono Jadi PLT. Ketum
Selain itu juga Front Kader Penyelamat Partai kembali mengajukan surat permohonan kepada Pelaksana Tugas Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan untuk segera melakukan proses sidang di mahkamah partai persatuan pembangunan agar membatalkan surat keputusan DPP Partai Persatuan Pembangunan tentang pengesahan susunan pengurus dewan pimpinan wilayah Partai Persatuan Pembangunan DKI Jakarta masa bakti dua ribu dua puluh satu dua ribu dua puluh enam yang telah di ajukan pada (21/5/2022) lalu.
“Bersurat ke Mahkamah Partai untuk segera memproses gugatan kami yang di mahkamah partai yang sudah kami layangkan di beberapa bulan yang lalu untuk segera di respon dan di jadwalkan persidangan agar ada kepastian bagi kami hasil muswil DPW PPP DKI Jakarta bulan mei tahun 2021.” Ujarnya.
Selain itu pihaknya juga meminta Plt. Ketua Umum agar merombak kepengurusan DPP PPP dengan mengelurkan loyalis Suharso karena menurutnya mengganggu proses konsolidasi partai menuju 2024.
“Kami juga meminta kepada Plt. Ketua Umum agar segera mengevaluasi para pengurus pengurus DPP yang masih melakukan perlawanan politik kepada kepemimpinan plt Ketua Umum.” Ucapnya.
Ketua Umum FKPP juga menyampaikan tujuan kedatangan pihaknya tersebut ke DPP PPP untuk mendesak agar Plt. Ketua Umum PPP segera mengevaluasi posisi 2 orang kader PPP di dalam.kabinet Jokowi yaitu Suharso Monoarfa sebagai Menteri Bappenas dan Zainut Tauhid sebagai Wakil Menteri Agama Karena menurutnya keduanya tidak memberi manfaat bagi partai, kader dan juga umat.
“Kami juga meminta ke Plt. Ketua Umum untuk mengevaluasi 2 orang kader PPP di jajaran birokrasi yaitu satu orang menteri dan satu orang wakil menteri yang kita rasakan tidak ada manfaatnya buat partai, juga buat umat .” Tegas pria yang Akrab disapa bang Ipul ini

BACA JUGA:
Polemik PPP, Begini Respon Presiden Jokowi
Plt Ketum PPP Mardiono: Konsolidasi KIB Tetap Jalan
Muhamad Mardiono, Plt Ketum PPP yakin Suharso Monoarfa Berjiwa Besar
Disinggung apabila tuntutan FKPP ini tidak direspon oleh Plt. Ketua Umum apakah FKPP akan kembali beraksi demonstrasi, Bang Ipul mengatakan kemungkinan itu Bisa saja saja terjadi.
“Kemungkinan itu kami lakukan apabila kepengurusan Plt. Ketua Umum ini tidak merespon keinginan para kader.” Pungkasnya.
Sementara it terkait dengan Laporan Kepolisian kasus dugaan penistaan ulama oleh Suharso Monoarfa, Syaiful berpendapat Proses penyelidikan masih terus berlangsung oleh penyidik reskrim polda Metro Jaya.
“Pihak kami sebagai Pelapor sudah dimintai keterangan oleh para penyidik, kami harapkan agar polda Metro Jaya serius dalam menangani hal ini. Namun apabila terlapor dan loyalis nya menunjukkan itikad baik meminta maaf kepada Ulama khususnya kepada para ulama yang pernah Ia jumpai, bisa saja laporan tersebut kami cabut.” Tegas Ipul.(IWA)
