Ketegasannya Teruji, Walikota Bogor Bima Arya Berjanji Akan Tutup Wisata Malam GLOW KRB
Diterbitkan Sabtu, 18 Desember, 2021 by NKRIPOST
https://youtu.be/gs8DVybtvJ8
Video Aksi Protes Warnai Musyawarah yang di Pimpin Walikota Bogor Bima Arya
Nkripost, Bogor – Pro kontra dibukanya wisata malam GLOW di kawasan Kebun Raya Bogor (KRB) ini, masih menjadi polemik di kalangan budayawan dan sebagian masyarakat Bogor seperti halnya insiden saat launching GLOW Sabtu malam 11 Desember 2021 lalu terjadi blokade pintu masuk KRB yang dialihkan ke pintu masuk gedung Konservasi.
Sehingga akhirnya pihak Pemkot dan DPRD Bogor mengundang para Budayawan yang tergabung dalam Aliansi Komunitas Budaya Jawa Barat dan beberapa ormas atau LSM untuk hadir dan duduk bersama bermusyawarah di Balai kota Bogor pada hari Kamis, 16 Desember 2021.
Musyawarah ini diharapkan agar supaya area Kebun Raya Bogor ini tetap terjaga fungsinya dan kesakralannya.
Para peserta Musyawarah yang akan hadir diantaranya adalah :
01. Walikota Bogor
02. Ketua DPRD Kota Bogor
03. Kapolres Bogor
04. Komandan Denpom III/I Bogor
05. Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bogor
06. Kepala BRIN
07. Pimpinan PT. MNR
08. Perwakilan Aliansi Komunitas Budaya
09. Perwakilan Pemuda Sunda Menggugat.
BACA JUGA:
Namun disela-sela berlangsungnya musyawarah peserta dari pihak Perwakilan Sunda Menggugat (PSM) merasa tidak terima atas kehadiran pihak BRIN dan PT MNR, padahal dalam undangan yang beredar secara broadcast di grup WA tertera didalamnya sebagai peserta musyawarah. Tidak hanya itu saja PSM juga kecewa atas ketidak hadirannya Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bogor sehingga musyawarah tersebut diwarnai keributan dan perdebatan dengan mengusir BRIN dan PT MNR untuk kluar dari ruangan. Akhirnya pihak BRIN dan PT MNR mengalah untuk kluar ruangan, namun saat mereka keluar ruangan peserta dari pihak Pemuda Sunda Menggugat ikut serta memilih walk-out karna kekecewaannya.
Dalam hal ini peserta dari Aliansi Komunitas Budaya Jawa Barat tetap bertahan diruangan dan mengikuti jalannya musyawarah yang dipimpin oleh walikota Bogor Bima Arya.
Walaupun ada sedikit insiden namun musyawarah tetap berjalan dengan baik.
Dalam musyawarah tersebut Walikota Bima Arya menanggapi beberapa aspirasi dan tuntutan dari pihak Aliansi dengan berjanji akan menutup acara GLOW di area Kebun Raya Bogor.
“Yang lebih besar dari itu saja bisa kita tutup kok diskotik bisa kita tutup apalagi cuma beberapa titik saja, tidak masalah kita tutuplah” ujar Bima Arya disambut applaus para peserta.
Sebagai penutup, Shinta dari perwakilan hipperpala mengatakan bahwa pihaknya yang tergabung dalam Aliansi Komunitas Budaya Jawa Barat akan tetap dalam tuntutannya yaitu menutup GLOW secara permanen dan bukan sementara saja.
“Keberadaan GLOW ini merubah fungsi utama Kebun Raya Bogor dimana beberapa ekosistem disana akan rusak dan tidak menutup kemungkinan akan terjadinya hal-hal yang tidak sesuai dengan adat dan budaya Sunda. Terlebih di area tersebut terdapat beberapa makam dan salah satunya yaitu makam Nyi Ratu Galuh, yang mana sangat sakral bagi kami sebagai budayawan Jawa Barat karena ada sejarah Sunda yang harus dipertahankan kemurniannya,tegas Shinta.
“Dan tidak itu saja, jika kita lihat dari sisi ketahanan negara, disana juga terdapat Istana Negara, jadi GLOW ini sangat menggangu ” pungkasnya sebagai closing statement dari musyawarah tersebut.(tim)
Tonton Juga:
