NKRIPOST

NKRIPOST – VOX POPULI PRO PATRIA

Dari Jawa Barat untuk Indonesia” – Bupati Bogor dan KSAD Teken Kerja Sama: Sampah TPA Galuga Jadi Listrik dan BBM Solar

Listen to this article

Diterbitkan Sabtu, 8 Agustus, 2026 by NKRIPOST

Bupati Bogor Rudy Susmanto menandatangani perjanjian kerja sama dengan KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di Mabes TNI AD, Jakarta, Jumat (7/8/2026).

NKRIPOST BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor resmi menggandeng TNI Angkatan Darat untuk mengolah sampah. Bupati Bogor Rudy Susmanto menandatangani perjanjian kerja sama dengan KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di Mabes TNI AD, Jakarta, Jumat (7/8/2026).

Kerja sama ini fokus pada pengolahan sampah di TPA Galuga menjadi 2 energi sekaligus: Listrik dan Bahan Bakar Minyak (BBM) Solar.

2 Skema Teknologi di TPA Galuga
Rudy menyebut ini tindak lanjut program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sekaligus pengembangan teknologi pirolisis yang sudah berjalan.

“Ini merupakan langkah tindak lanjut selain pirolisis. Yang kedua adalah pengolahan sampah menjadi energi listrik. Sampah di TPA Galuga akan diproses, listriknya disalurkan ke Gardu Induk Karacak, lalu juga diproduksi untuk bahan bakar minyak. Dari Bogor Barat untuk Indonesia,” ujar Rudy.

Rinciannya:
1. Waste to Energy: Sampah diproses jadi listrik. Listriknya akan disalurkan ke Gardu Induk Karacak untuk kebutuhan warga Bogor Barat.
2. Pirolisis: Sampah dipanaskan tanpa oksigen untuk diubah jadi BBM alternatif jenis solar yang memiliki nilai ekonomi.

TPA Galuga sendiri merupakan TPA regional yang melayani Kabupaten Bogor dan Kota Bogor dengan timbunan sampah mencapai ribuan ton per hari.

BACA JUGA:

Guncang Struktur TNI AD: KSAD Jenderal Maruli Alihkan 3 Yonif Dari Siliwangi Dan Papua ke Kostrad

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan keterlibatan TNI AD adalah bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan ketahanan energi nasional.

“Nantinya sampah yang telah dipilah akan diolah menjadi bahan bakar alternatif berupa solar, sebagai solusi inovatif dalam mengatasi permasalahan lingkungan sekaligus mendukung ketahanan energi,” kata Maruli saat Apel Dansat di Unhan Sentul, 29 April 2026 lalu.

Maruli juga menegaskan TNI AD siap berkolaborasi dengan pemda di 6 titik nasional, termasuk TPA Bantargebang, Sumur Batu Bekasi, Galuga Bogor, dan Sarimukti Bandung Barat.

“Permasalahan sampah harus ditangani bersama-sama. TNI AD siap mendukung melalui pendekatan kolaboratif, inovatif, dan berkelanjutan,” ujarnya saat rakor di Mabesad 4 Juni 2026.

Program ini sejalan dengan arahan Menko Pangan Zulkifli Hasan yang menyebut pemerintah pusat bersama BRIN, Kemdiktisaintek, dan TNI akan mendorong 6 lokasi pengolahan sampah jadi BBM menggunakan teknologi pirolisis.

Mengapa Ini Penting?
1. Mengurangi Timbunan Sampah: Volume sampah di TPA Galuga bisa ditekan signifikan, memperpanjang usia TPA.
2. Energi Alternatif: Menghasilkan listrik dan BBM yang bisa menekan ketergantungan pada BBM fosil.
3. Nilai Ekonomi: BBM hasil pirolisis bisa dijual dan listrik bisa disalurkan ke PLN, berpotensi jadi PAD.
4. Model Nasional: Jika berhasil di Bogor, skema ini akan direplikasi di kota lain.

Pemkab Bogor sebelumnya sudah menyiapkan pembangunan fasilitas PSEL di TPA Galuga sebagai solusi jangka panjang penanganan sampah di Bogor Raya.

“Kita tidak hanya buang sampah, tapi kita ubah sampah jadi energi. Ini solusi nyata untuk lingkungan dan energi,” tutup Rudy.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REDAKSI: JL. KH. MAS MANSYUR NO. 122 B, KEL. KARET TENGSIN, KEC. TANAH ABANG KOTA JAKARTA PUSAT - WA: 0856 9118 1460  
EMAIL: [email protected]
NKRIPOSTCO ©Copyright 2026 | All Right Reserved