Resmi 103 Ormas! Ini Deretan Anggota Baru FORMAS yang Dikukuhkan Hashim Djojohadikusumo
Diterbitkan Sabtu, 8 Agustus, 2026 by NKRIPOST

NKRIPOST JAKARTA – Ketua Dewan Pembina Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS) Hashim Djojohadikusumo mengukuhkan 20 organisasi kemasyarakatan (ormas) baru. Pengukuhan dilakukan di Aula Universitas Podomoro, Jakarta, Jumat (7/8/2026) malam, bertepatan dengan peringatan HUT ke-2 FORMAS.
Dengan tambahan ini, jumlah anggota FORMAS kini mencapai 103 ormas dari berbagai latar belakang, termasuk AWIBB (Aliansi Wartawan Indonesia Bangkit Bersama) dan SMSI (Serikat Media Siber Indonesia)
Evolusi Keanggotaan: Dari 21 ke 37 hingga 103 Ormas
FORMAS pertama kali dideklarasikan pada 18 Mei 2024 sebagai wadah konsolidasi ormas pendukung pembangunan nasional.
1. Tahap Awal: 21 Ormas Pendiri
Saat awal berdiri, FORMAS terdiri dari 19 ormas + 2 organisasi profesi/media. Di antaranya: MUKI, Gema Sadhana, Laskar Prabowo 08, BFCI, CKI, PSMTI, PITI, SMSI, Vox Point Indonesia, dan AWIBB.
2. Tahap Kedua: 37 Ormas
Pada pelantikan berikutnya, FORMAS bertambah 16 ormas baru seperti HP3VKI, FORLAT VOKASI, FORSILADI, KBI, FK TARA, LSP TWN, PEKRAF, hingga APTIKNAS, SPRI, dan BKSG-LK. Total menjadi 37 ormas.
Berikut daftar 37 ormas yang pernah dipublikasikan:
1. A2K (Anugerah Amal Kasih)
2. AWIBB (Aliansi Wartawan Indonesia Bangkit Bersama)
3. BFCI (Bikers For Christ Indonesia)
4. CKI (Central Kristen Indonesia)
5. Gema Sadhana
6. GERSUMA (Gerakan Sumatera Maju)
7. GPdPI (Gerakan Pertobatan dan Pemulihan Indonesia)
8. Laskar Prabowo 08
9. MUKI (Majelis Umat Kristen Indonesia)
10. PATRIA (Perkumpulan Alumni Margasiswa RI)
11. Perhimpunan Duta Wisata SULUT
12. PIN MERATIH (Perkumpulan Insan Merajut Merah Putih)
13. PITI (Persatuan Islam Tionghoa Indonesia)
14. PKKL (Pusat Kajian Kebijakan Lingkungan)
15. PPDI (Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia)
16. PPHKI (Perhimpunan Profesi Hukum Kristiani Indonesia)
17. PSMTI (Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia)
18. RAPI (Relawan Pemimpin Indonesia)
19. REPKIP (Relawan Peduli Kasih Indonesia Perkasa)
20. SMSI (Serikat Media Siber Indonesia)
21. VOX Point Indonesia
22. KIPRA (Kita Indonesia Prabu)
23. PP 08 (Paguyuban Pariban 08)
24. APTIKNAS (Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional)
25. SPRI (Serikat Pers Republik Indonesia)
26. SPLI (Solidaritas Pencipta Lagu Indonesia)
27. KPTIK (Komite Penyelarasan Teknologi Informasi dan Komunikasi)
28. IKPPNI (Ikatan Korps Perwira Pelayaran Niaga Indonesia)
29. BKSG-LK (Badan Kerja Sama Gereja dan Lembaga Kristen Indonesia)
30. ANAK Bangsa Berkarakter Mulia
31. Perisai Prabowo
32. ASDEKI (Asosiasi Depo Kontainer Indonesia)
33. PPDI (Perkumpulan Pers Daerah Seluruh Indonesia)
34. Ponpest Syekh Djatira Babakan Ciwaringin Cirebon
35. Pondok Al Khiyaroh Putra-Putri Buntet Pesantren Cirebon
36. YAY Bethany Kalimantan
37. YSKBI (Yayasan Surya Kurnia Bakti Indonesia)
3. Tahap Terbaru: 103 Ormas
Pada HUT ke-2 ini, 20 ormas baru kembali dikukuhkan. Salah satunya IPHI. Dengan demikian total anggota FORMAS menjadi 103 ormas.
BACA JUGA:
Hashim Djojohadikusumo: Program Makan Bergizi Gratis Itu Adalah Janj Prabowo
Tujuan: Kawal Program Pemerintah Hingga ke Akar Rumput
Hashim menegaskan FORMAS hadir untuk mendukung cita-cita pendiri bangsa dan visi Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat.
“Itu juga yang tertanam di jiwa Prabowo agar rakyat sejahtera dan Indonesia abadi. Ia sedih melihat masih ada yang belum sejahtera dan program MBG lahir dari keprihatinan supaya rakyatnya sehat,” ujar Hashim.
Menurutnya, FORMAS tidak hanya jadi pendukung, tapi juga pengawas agar program strategis pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) benar-benar tepat sasaran.
“Tidak Boleh Hanya Jadi Penonton”
Ketua Dewan Pakar FORMAS Serian Wijatno menyebut penambahan anggota adalah langkah nyata gotong royong.
“Ini sebagai langkah nyata ormas untuk bergotong royong mendukung dan mengawal program-program pembangunan yang dijalankan pemerintah. Sekaligus menjawab tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini,” kata Serian.
Ia menegaskan ormas di FORMAS harus aktif memberikan gagasan, menjaga persatuan, dan mengawal pelaksanaan program.
Hal senada disampaikan Ketua Umum FORMAS Yohanes Handojo Budhisedjati. “Dengan bertambahnya ormas ini menambah semangat perjuangan kami untuk mendukung dan mengawal seluruh program pemerintah. FORMAS hadir untuk membantu mewujudkan program-program kerakyatan,” ujarnya.
Dukungan Tokoh & Susunan Pengurus
Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan pentingnya fondasi spiritual untuk mencapai Indonesia Emas 2045.
Beberapa pimpinan ormas juga masuk dalam struktur FORMAS, seperti:
Dewan Pembina: Wilianto Tanta (PSMTI), KH. Mustholihin Madjid (PIN MERATIH), Laksda TNI (Purn) Dr. Nazali Lempo (GERSUMA), Benny Jozua Mamoto (SMSI).
Ketua Umum: Yohanes Handojo Budhisedjati (Vox Point Indonesia).
Daftar 103 ormas secara lengkap belum dirilis resmi oleh FORMAS. Data 21 dan 37 ormas di atas merupakan daftar yang dipublikasikan pada tahap awal.***
