GLOW KRB Menghitamkan Budaya Bogor
Diterbitkan Jumat, 12 November, 2021 by NKRIPOST
https://youtu.be/BmMi7lT04-I
Video Unjuk Rasa Budayawan Jawa Barat Di Kebun Raya Bogor
NKRIPOST, BOGOR – Program GLOW yang dilakukan oleh pengelola Kebon Raya Bogor telah menciptakan konflik sosial dan budaya karena Program GLOW membuka Kebon Raya Bogor (KBR) pada malam hari dengan alasan edukasi masyarakat.
Hal ini mendapat kecaman dari Yayasan HIPPERPALA Indonesia, melalui Humas HPI Shinta Mayangsari,S.H.,M.H mengatakan, program GLOW yang dilakukan oleh Kebun Raya Bogor telah merusak tatanan sosial dan budaya di Kota Bogor, Jawa Barat.
BACA JUGA:
VIDEO: Aksi Unjuk Rasa Budayawan Jawa Barat Tolak Swastanisasi Kebun Raya Bogor
Tambahnya, LIPI harus bertanggungjawab penuh atas ini karena program GLOW sudah mendapat rekomendasi dari LIPI. LIPI seharusnya menjadi peniliti bukan yang membuat rekomendasi, dan kami juga menuntut LIPI agar segara membuka hasil penelitian dan rekomendasi atas program GLOW di Kebun Raya Bogor.
Shinta dengan tegas, LIPI sudah dikuasi oleh antek-antek koorporat demi menarik investasi dan keuntungan semata bukan menjadi corong pemerintah yang independent dalam penelitian, kami juga mendesak Pemerintah Kota Bogor untuk segera bertindak memberikan peringatan kepada LIPI maupun kepada pihak pengelola GLOW.
“GLOW di Kebun Raya Bogor bukan terang tetapi telah menghitamkan sosial dan budaya kota bogor,” jelas Shinta. Jumat (12/11)
Seperti diketahui GLOW yang di Kebun Raya Bogor diduga telah dijual kepada pihak swasta.(Iwa)
