UNRAS KMD Jilid III Depan Kantor Bupati Dompu Berakhir dengan Dialog

UNRAS KMD Jilid III Depan Kantor Bupati Dompu Berakhir dengan Dialog

SELAMAT DATANG DI MEDIA NKRI POST  
KRITIS TAJAM TERPERCAYA
BAGIKAN :

NKRIPOST, DOMPU – Unjuk rasa yang di lakukan Kesatuan Masyarakat Dompu ( KMD) jilid III kembali di gelar pada hari Senin( 25 Oktober 2021 ) sekitar pukul 10.40 yang bertempat di halaman depan Kantor Bupati Dompu Jalan Beringin Nomor 1 Kelurahan Doro Tangga Kecamatan Dompu, NTB.

Puluhan massa yang di gawangi Kordinator lapangan Tri Herdiansyah HMI MPO Goa berkoar koar menuntut janji janji POLITIK Bupati Dompu AKJ – SYAH agar segera di buktikan sekalipun baru enam bulan berjalan masa kepemimpinanya.

“Yang sangat menyoal dalam atribut aksi unjuk rasa jilid tiga ini masa aksi menggiring sepanduk bersama bendera merah putih bertuliskan ‘Kegagalan Kepemimpinan AKJ – SYAH dalam enam Bulan atau Semester Pertama’. Tulisan spanduk tersebut sangat menarik perhatian di kalangan publik awam yang menyaksikan jalanya unjuk rasa tersebut.

Dan masih di tempat yang sama Ula Aminullah HMI MPO dompu dalam orasinya mengatakan dengan tegas bahwa sudah enam bulan masa kepemimpinan bupati Dompu A. KADER JAELANI dan wakil Bupati SYAHRUL PARSAN ST MT belum mampu implimentasikan dan mengawal pembangunan di daerah ini dengan signifikan sebagaimana yang di harapkan oleh masyarakat.

Selain itu masa aksi menuntut janji janji politik Bupati Dompu yang belum dilaksanakan antara lain, berangus perluasan lahan pertanian dengan merambah dan perladangan liar di kawasan hutan.

Mempercepat pembangunan balai latihan kerja untuk menciptakan tenaga kerja yang trampil, kreatif dan inovatif, intervensi dan mengatur harga pertanian petani dan tata niaga bagi industri UKM, realisasikan lampu penerangan jalan di seluruh Desa dan Kecamatan dan kebutuhan air bersih yang layak di konsumsi, dan realisasikan mobil ambulance di tiap desa.

Serta meminta pada pemerintah Daerah untuk transparansi pengelolaan keuangan dan perencananaan pembangunan yang berpartisipatif dari bawah maupun tentukan standar kinerja di setiap OPD dan ketinggalan juga membangun Universitas atau Perguruan Tinggi Negeri di Daerah Kabupaten Dompu guna meningkatkan Sumber daya manusia yang berkwalitas. Uraian tuntutan tersebut disampaikan bergantian oleh orator masa aksi.

Mendengar beberapa butir tuntutan masa aksi KMD tersebut akhirnya Bupati Dompu AKJ di dampingi wakil Bupati dan Sekda Dompu mengajak masa aksi untuk berdialag dengan santun di halaman depan kantor Pemda Dompu sembari duduk bersilah dengan tenang mengatakan.

Kami atas nama pemerintah daerah mengupayakan keterbukaan dan menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang terjadi pada aksi jilid 2 kemarin.

“Dan Pemda pastikan selalu terbuka untuk menerima setiap aspirasi atau masukan yang konstruktif dari semua komponen masyarakat yang ada di Kabupaten Dompu khususnya, kepada siapapun punya hak untuk menyampaikan pendapat di muka umum sesuai koridor dan etitut yang santun,” Cetus AKJ.

Kemudian menurut Bupati Dompu, kendala besar yang dihadapi saat ini terkait minimnya bageting yang banyank di kucurkan pada pengendalian dan penangan covid 19, namun apapun yang di sampaikan oleh KMD tersebut akan menjadi perhatian dan prioritas kami ke depan.

Sedangkan selama ini pemerintah daerah sudah mengeluarkan surat edaran tentang pelarangan perambahan hutan atau perladangan liar apapun bentuknya pemerintah daerah Kabupaten Dompu hanya bisa melakukan pencegahan dan tidak bisa melakukan penindakan karena kewenangan Kepala Daerah hanya sebatas itu.

Dan selanjutnya berada di pemerintah pusat melalui kementerian kehutanan dan lingkungan hidup, “Oleh karena itu di harapkan kepada masyarakat agar bersama sama menjaga hutan sehingga mata air tetap terjaga dengan baik dan menghindar dari bencana banjir maupun tanah longsor,” Jelas AKJ di hadapan masa aksi.

Sementara terkait tata kelola pemerintahan daerah maupun Pemdes sudah mulai berubah karena sudah sesuai dengan tupoksinya masing masing sesuai peraturan perundang undangan yang berlaku.

“Dan program-program yang lain sebagaiman yang di sampaikan tadi akan kami prioritaskan dan di laksanakan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah”, Tandas Kader Jaelani ( AKJ ).

Kemudian sekitar pukul 14.10 wita Bupati dan wakil Bupati Dompu menyepakati dan menandatangani butir butir tuntutan dari masa aksi KMD dan masa aksi membubarkan diri dengan tertib dan damai mengingat aksi unjuk rasa ini di kawal dengan baik oleh aparat Kepolisian dan TNI maupun Pol. PP Kabupaten Dompu.

Jurnalis: Rdw. Ddo.

Diterbitkan Pada Oktober 25, 2021 by NKRI POST

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REDAKSI: JL. TAMAN PALEM MALL Lt. 3 CENGKARENG, JAKARTA BARAT DKI JAKARTA TLP. (021) 5435 1674 WA: 0856 9118 1460  
EMAIL: [email protected]
NKRIPOSTCO ©Copyright 2021 | All Right Reserved
Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami