NKRIPOST

NKRIPOST – VOX POPULI PRO PATRIA

Rudy Repenaldi Unggul Di 3 Besar Calon Sekda Solok, Bola Di Tangan Bupati Jon Firman Pandu

Listen to this article

Diterbitkan Selasa, 15 September, 2026 by NKRIPOST

Muliadi Marcos, S.E., M.M. Pembina Utama Muda IV/c Birokrat senior Pemkab Solok. Pernah menduduki beberapa jabatan eselon II di Solok
Nafri, ST, MT, M.Sc Pembina Tk. I IV/b Pejabat JPT Pratama di lingkungan Pemkab Solok. Latar belakang teknik dan S2
Rudy Repenaldi Rilis, http://S.STP, M.M. Pembina Utama Madya IV/d Mantan Sekda Kab. Padang Pariaman. Saat ini bertugas di Pemko Pariaman. Alumnus STPDN

NKTIPOST SOLOK – Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekretaris Daerah Kabupaten Solok resmi menetapkan 3 nama kandidat yang akan diajukan ke Bupati Solok Jon Firman Pandu.

Dari 3 nama tersebut, Rudy Repenaldi Rilis, S.STP, M.M dinilai paling diunggulkan publik karena memiliki pengalaman sebagai mantan Sekda.

Penetapan tertuang dalam Pengumuman Pansel Nomor 800/16/PANSEL-JPTP-KAB SOLOK/2026 yang ditandatangani Ketua Pansel Arry Yuswandi di Arosuka, Senin (14/9/2026).

Pansel menegaskan urutan nama berdasarkan abjad, bukan peringkat nilai. Berikut 3 besar:
Muliadi Marcos, S.E., M.M. Pembina Utama Muda IV/c Birokrat senior Pemkab Solok. Pernah menduduki beberapa jabatan eselon II di Solok
Nafri, ST, MT, M.Sc Pembina Tk. I IV/b Pejabat JPT Pratama di lingkungan Pemkab Solok. Latar belakang teknik dan S2
Rudy Repenaldi Rilis, http://S.STP, M.M. Pembina Utama Madya IV/d Mantan Sekda Kab. Padang Pariaman. Saat ini bertugas di Pemko Pariaman. Alumnus STPDN

Nama Rudy Repenaldi paling banyak diperbincangkan. Alasannya:
1. Pengalaman: Pernah menjabat Sekda Kab. Padang Pariaman. Artinya sudah paham tupoksi, koordinasi OPD, dan tata kelola pemerintahan
2. Pangkat Tertinggi: IV/d Pembina Utama Madya, di atas 2 kandidat lain
3. Latar Belakang STPDN: Dikenal punya basis kuat dalam manajemen pemerintahan dan keuangan daerah

“Jabatan Sekda itu jantungnya birokrasi. Butuh orang yang sudah terbukti bisa menterjemahkan visi bupati ke program OPD,” ujar pengamat pemerintahan lokal.

Namun Rudy saat ini bertugas di Pemerintah Kota Pariaman, sehingga jika terpilih harus ada proses mutasi antar daerah.

Muliadi Marcos dikenal sebagai birokrat loyal di Pemkab Solok dengan masa kerja panjang. Kelemahannya: saat ini tidak sedang menjabat eselon II aktif.

Nafri merupakan pejabat JPT Pratama aktif di Solok dengan latar belakang teknik dan S2. Kelebihannya usia relatif lebih muda dan paham kondisi internal Solok. Kelemahannya: pengalaman di eselon II masih lebih singkat dibanding Rudy.

BACA JUGA:

Lambaikan Tangan untuk Negeri: Antusiasme Bupati Jon Pandu dan Warga Tumpah Ruah Warnai Pawai Alegoris Solok 2026

Ini memunculkan 2 opsi bagi Bupati: “Ambil figur berpengalaman dari luar” vs “Pertahankan kader internal Solok”.

Sesuai PP No. 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS, setelah Pansel menetapkan 3 nama, Bupati memiliki kewenangan penuh memilih 1 nama untuk diajukan ke Gubernur Sumbar dan Mendagri untuk pelantikan.

Keputusan Bupati akan sangat menentukan arah birokrasi 5 tahun ke depan. Apakah akan memilih:
a. Stabilitas & Pengalaman: Rudy yang sudah teruji jadi Sekda
b. Kaderisasi Internal: Muliadi atau Nafri yang paham “dapur” Pemkab Solok

“Yang dipilih Bupati bukan hanya soal senioritas, tapi chemistry dengan visi kepala daerah dan kemampuan menggerakkan 20-an OPD,” kata sumber di lingkaran Pemkab.

Pansel mewajibkan 3 kandidat menyerahkan:
1. Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani
2. Surat Bebas Narkoba dari RS Pemerintah
Batas akhir: Rabu, 17 September 2026. Jika tidak lengkap, otomatis gugur.

Setelah itu berkas 3 nama akan diserahkan ke Bupati. Estimasi pelantikan Sekda definitif: akhir September – awal Oktober 2026.

Publik Solok kini menunggu. Jika memilih Rudy = sinyal Bupati ingin akselerasi dan pembenahan birokrasi cepat dengan orang yang sudah “jadi”.
Jika memilih Muliadi/Nafri = sinyal ingin penguatan kaderisasi internal dan kesinambungan program.

“Siapapun yang terpilih, tantangannya berat: efektivitas APBD, pelayanan publik, dan mendukung program prioritas Bupati,” tutup sumber.*(Nz.Koto/NKRIPOST)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REDAKSI: JL. KH. MAS MANSYUR NO. 122 B, KEL. KARET TENGSIN, KEC. TANAH ABANG KOTA JAKARTA PUSAT - WA: 0856 9118 1460  
EMAIL: [email protected]
NKRIPOSTCO ©Copyright 2026 | All Right Reserved