Polemik Lift Gereja HKBP di Menteng Berakhir Damai Lewat Mediasi, Ini Kata Lurah Gondangdia!
Diterbitkan Rabu, 29 Juli, 2026 by NKRIPOST

NKRIPOST JAKARTA – Polemik kecil terkait pembangunan lift Gereja HKBP di Kelurahan Gondangdia, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat akhirnya tuntas. Setelah sempat muncul perbedaan pandangan dengan salah satu warga sekitar, proses mediasi yang difasilitasi pihak kelurahan berhasil menyelesaikan persoalan tanpa konflik.
Pembangunan lift gereja yang bertujuan untuk memudahkan akses jemaat lansia dan difabel itu kini dapat dilanjutkan dan telah rampung sesuai rencana.
Sebelumnya beredar informasi bahwa salah satu tetangga di sekitar lokasi gereja merasa terganggu dengan adanya kegiatan pembangunan lift.
Kekhawatiran warga terkait kebisingan, akses, dan estetika lingkungan menjadi alasan utama keberatan tersebut.
Menanggapi hal itu, Kelurahan Gondangdia segera mengambil langkah preventif dengan memfasilitasi pertemuan mediasi.
Lurah Gondangdia, Gabriel Mahardika, mengatakan mediasi digelar dua hari lalu dan berjalan dengan lancar.
“Kami panggil dan pertemukan pihak gereja, sebut saja ‘nomor 46’ ya, karena ini rumah ibadah kami juga menjaga toleransi, dengan salah satu tetangga yang merasa kurang nyaman,” ujar Gabriel kepada awak media, Selasa (28/7/2026).
Dalam mediasi tersebut turut dihadiri perwakilan RT/RW, pihak gereja, dan pemegang izin pembangunan.
“Mediasi berjalan clear. Semua pihak kami kumpulkan, kami dengarkan, dan kami carikan titik temu. Pada akhirnya semua saling memahami dan sepakat menjaga kenyamanan bersama,” ungkap Gabriel.
BACA JUGA:
Pancasila Sebagai Dasar Sistem Filsafat
Dari hasil mediasi disepakati bahwa pembangunan lift tetap berjalan dengan tetap memperhatikan jam kerja, kebersihan, dan keamanan lingkungan.
Pihak gereja juga berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan warga sekitar.
“Pada akhirnya sudah clear. Semua pihak sama-sama saling menjaga kenyamanan, mengerti pendapat satu sama lain. Ke depan semoga berjalan sesuai rencana tanpa ada hambatan apa pun,” pungkas Gabriel.
Ia menegaskan, Kelurahan Gondangdia akan terus menjaga semangat toleransi dan kerukunan antar umat beragama maupun antar warga.
Lift ini dibangun untuk memberikan akses yang lebih layak bagi jemaat usia lanjut, penyandang disabilitas, dan anak-anak.
Sebagai salah satu gereja tertua di Jakarta Pusat, HKBP Gondangdia memang rutin dikunjungi ratusan jemaat setiap minggu.
Dengan selesainya pembangunan lift, diharapkan pelayanan gereja kepada masyarakat dapat berjalan lebih inklusif dan nyaman.***
