PABPDSI Kabupaten Limapuluh Kota Bersama Kadis PU Kunjungi Kementerian PUPR, Adukan Bencana Alam Di Lareh Sago Halaban
Diterbitkan Kamis, 30 Mei, 2024 by NKRIPOST

NKRIPOST JAKARTA — Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kabupaten Lima Puluh Kota bersama Nopriyadi Syukri, ST selaku Kepala Dinas PU Kabupaten Lima Puluh Kota mengadakan kunjungan Kerja ke Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Dirjen SDA PUPR), Rabu, (29/5).
Pada kunjungan tersebut disambut langsung Ir. Bob Arthur Lombogia, M.Si sebagai Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Dirjen SDA PUPR).
Sebelumnya sejumlah Walinagari yang ada di Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota berencana untuk melakukan diskusi terkait bencana yang menimpa kecamatan Lareh Sago Halaban Kabupaten Lima Puluh Kota, yaitu bencana Banjir yang mengakibatkan kerugian hingga ratusan juta rupiah yang tersebar di lima nagari se kecamatan Lareh Sago Halaban.
Adapun nagari yang di maksud adalah nagari Batu Payuang, Bukik Sikumpa, Balai Panjang Sitanang dan Tanjuang Gadang yang merupakan langganan tetap Banjir, bila musim penghujan datang.
Agenda kunjungan tersebut dikarenakan desakan masyarakat, melalui Walinagari yang di teruskan kepada Kadis PU Kabupaten Lima Puluh Kota Kota, karena hampir tiap tahun selalu mengalami kerugian, maka walinagari Didampingi Bamus berinisiatif mengunjungi Kementrian terkait yaitu Kementrian PUPR.
Pada kunjungan tersebut Kepala Dinas PU Nopriyadi Syukri, ST di dampingi Yentiawarman Dt. Padiko Sati selaku Ketua Bamus / BPD nagari Batu Payuang menyampaikan bahwa bencana yang terjadi di Kabupaten Limapuluh Kota.
“Bencana yang ada di Sumatera Barat, bukan hanya di Tanah Datar dan kabupaten Agam, tapi juga terjadi di Kabupaten Lima Puluh Kota,” Tutur Kepala Dinas PU Nopriyadi Syukri, ST.
Namun menurutnya musibah yang menimpa Kabupaten Limapuluh Kota belum menjadi perhatian Pusat.
“Namun sangat di sayangkan tidak terekpost, sehingga tidak di ketahui oleh kementrian terkait.” Ujarnya.
Dalam pertemuan ini Dirjen SDA PUPR Ir. Bob Arthur Lombogia, M.Si yang akrab di panggil Pak Bob, mengatakan bahwa segala sesuatu permasalahan punya mekanisme dan butuh proses, pengkajian yang matang.
“Semuanya ada aturan SOP (Standar operasional Prosedur ) kecuali yang bersifat Urgend dan darurat, itupun ada mekanismenya.” kata Bob Arthur Lombogia.
BACA JUGA :
Epyardi Asda Sapu Bersih Praktek Nepotisme di Kabupaten Solok, Kini Otewe Sumbar
Lantik Pengurus DPD Kabupaten Sukabumi, Ketum PABPDSI: Ini Merupakan Agenda Nasional
Usai pertemuan pertemuan tersebut, Nopriyadi Syukri, ST selaku Kadis PU Kabupaten Lima Puluh Kota yang begitu Energik dan bersemangat, lalu menjajaki semua permasalahan, dan menghubungi OPD terkait, seperti Rahmadinol S.Pd ,Dt, St Kabilangan, selaku Kalaksa BNPB Kabupaten Lima Puluh Kota dan bersepakat untuk membangun Sinergritas, sehingga apapun masalah dapat terselesaikan dengan baik,termasuk masalah bencana banjir yang selalu melanda Lima Puluh Kota.
Yentyawarman dt Paduko Sati selaku Ketua PABPDSI (Persatuan Anggota Badan Permusyawatan desa seluruh indonesia) Lima Puluh Kota berharap, agar permasalahan banjir di Lima Puluh Kota ini merupakan agenda Nasonal yang harus di tindak Lanjuti dengan serius.
Kedepanya proses untuk pengajuan Normalisasi Batang Sinamar sebagai upaya untuk menghindari Banjir perlu di tanggapi serius agar di masa – masa yang akan datang tidak lagi terjadi banjir.” kata Dt Paduko Sati dengan penuh harap.
Mendengar akan hal tersebut, Delfi Tasar dan Dian Sofana yang merupakan tokoh masyarakat Lareh Sago Halaban yang melalang buana di Ibu Kota negara Jakarta ini akan mencarikan cara dan Solusi, agar penanganan banjir di luak nan Binsu dapat terselesaikan dengan baik..***
