Prabowo Subianto Ngaku Stres Masuk Ruangan Komisi I DPR RI, Kalau Ada Effendi Simbolon
Diterbitkan Jumat, 7 Juli, 2023 by NKRIPOST

NKRIPOST JAKARTA – Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menghadiri acara Punguan Simbolon dohot Baruna se-Indonesia (PSBI) yang dipimpin Ketua Umum (Ketum) PSBI Effendi Simbolon.
Kehadiran Menhan Prabowo Subianto disambut baik Effendi Simbolon di acara rapat kerja nasional organisasinya. Dalam acara itu, Effendi sempat menitip salam kepada Presiden Jokowi melalui Prabowo.
“Kami bukan persatuan profesi, tapi persekutuan, satu keturunan. Tanggal 7, hari ini menjadi hari kelahirannya Simbolon. Tanggal 7, bulan 7, hari Jumat,” kata Effendi Simbolon saat sambutannya dikutip detiknews, Jumat (7/7/2023).
Ia kemudian meminta Prabowo untuk memberikan sambutannya kepada anggota PSBI. Sebelum mengakhiri sambutannya, ia menitipkan salam ke Presiden Jokowi melalui Prabowo Subianto.
“Demikian Pak Menhan yang kami hormati, salam hormat untuk Bapak Presiden. Mudah-mudahan Insyaallah Tuhan berkenan kepada Bapak,” ujar Effendi Simbolon.
BACA JUGA:
Prabowo Subianto Disebut Sosok Capres Berhati Besar, Ini Alasannya!
Andre Rosiade Sebut Ada Partai Deklarasi Dukung Prabowo Di Bulan Juli

Sementara itu, Menhan Prabowo Subianto dalam sambutannya mengatakan Effendi Simbolon merupakan kawan lamanya yang suka memberikan kritik di Komisi I DPR RI.
Prabowo mulanya menyebut baru mendapat undangan untuk acara PSBI dua hari yang lalu. Padahal ia biasanya akan menghadiri acara dari jadwal yang sudah diterima dua minggu sebelumnya.
“Jadi karena yang undang itu namanya Effendi Simbolon, ini dibilang kawan ya kawan, tapi di Komisi I ini termasuk paling galak ini,” kata Prabowo disambut gelak tawa peserta Rakernas, Jumat (7/7/2023).
Prabowo menyebut saat melakukan rapat Kementerian Pertahanan (Kemhan) dengan Komisi I kerap khawatir dengan kehadiran Effendi. Effendi dinilai sebagai sosok yang kritis dengan program Kemhan.
“Saya juga kalau masuk ruangan Komisi I yang saya stres karena lihat ada Effendi aja. Tapi itu lah seorang wakil rakyat yang benar, wakil rakyat ya harus kritis, harus tajam, wakil rakyat harus berani, tapi jangan galak-galak Pak,” sambung diramaikan tawa peserta Rakenas PSBI.
Ia tak mempermasalahkan kritik dari Komisi I DPR yang merupakan mitra Kementrian Pertahanan. Ia menilai kritik justru bagus untuk membangun supaya bisa bertindak lebih baik lagi.
“Tapi nggak apa, kita bisa kuat, karena kita dapat suatu sanggahan yang kuat. Kalau kita hanya menghadapi yes man semua, apa yang disampaikan pemimpin, apa yang disampaikan penguasa, apa yang disampaikan pemerintah semua yes Sir, yes Sir, itu tidak baik, tidak demokratis,” imbuhnya.(*)
